Kamis, 14 Mei 2026

Pendapatan Recurring Income SWID Melonjak 138%

Penulis : Edo Rusyanto
31 Aug 2022 | 09:56 WIB
BAGIKAN

Jakarta, Investor.id – Pendapatan jasa perhotelan PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SID) melonjak 138% sepanjang semester pertama 2022 dibandingkan periode yang sama 2021.

“Pendapatan dari lini jasa perhotelan melonjak 138% dari Rp 18,49 miliar menjadi Rp 44,04 miliar pada semester pertama tahun 2022,” ujar Direktur Utama PT Saraswanti Indoland Development Tbk Bogat Agus Riyono dalam keterangan tertulis, Rabu (30/8/2022).

Lini jasa perhotelan merupakan pendapatan berulang (recurring income) emiten berkode saham SWID itu. Sumber recurring income tersebut berasal dari bisnis perhotelan The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Yogyakarta dan Innside by Melia Yogyakarta.

Bogat pernah mengatakan, melesatnya bisnis perhotelan dapat dilihat dari tingkat penghunian (okupansi) kamar yang dalam dua bulan terakhir mencapai rata-rata hampir 80%. Lalu, permintaan food and beverage dari aktivitas MICE dan pesta-pesta pernikahan juga melonjak sehingga mengerek pendapatan perseroan.

ADVERTISEMENT

“Kegiatan MICE dari lembaga pemerintahan, BUMN, perusahaan swasta, dan perguruan tinggi sudah meningkat pesat. Pada akhir pekan selalu ada pesta pernikahan yang jumlah tamunya terus bertambah,” ujar dia.

Sepanjang enam bulan pertama 2022, selain bisnis perhotelan, sumber pendapatan SWID juga berasal dari penjualan Apartemen Yudhistira dan Arjuna-Bima, Yogyakarta.

“Kontribusi lini usaha jasa perhotelan sekitar 76% terhadap total pendapatan semester pertama 2022,” kata Bogat.

Melonjaknya pendapatan recurring income, jelas dia, mendorong pendapatan SWID tumbuh 14% pada semester pertama 2022 dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Bila per Juni 2021 sebesar Rp 50,71 miliar, kini naik menjadi Rp 58,06 miliar.

Sementara itu, dari sisi laba bersih, SWID mencatat pertumbuhan 12%, yakni dari Rp 7,11 miliar menjadi Rp 7,95 miliar.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia