Waskita Karya (WSKT) Suntik Modal Pemegang Konsesi Tol Bocimi
JAKARTA, investor.id - Anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT), yakni PT Waskita Toll Road (WTR) menambah modal PT Trans Jabar Tol (TJT) senilai Rp 90,77 miliar atau sebanyak 181.552 saham.
Adapun Waskita Karya menggenggam sebanyak 92,1% di WTR. Sedangkan, WTR menguasai 99,99% saham TJT.
Baca Juga:
Dana Brata (TEBE) Tebar Dividen Interim“TJT telah melakukan peningkatan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 90.776.000.000 atau sejumlah 181.552 saham yang seluruhnya diambil bagian oleh WTR,” jelas manajemen Waskita Karya dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (29/9/2022).
Menurut mereka, latar belakang dilakukan transaksi WTR dengan TJT adalah untuk memenuhi kebutuhan pendanaan pada TJT.
Baca Juga:
Saham Paling Berkesan buat Lo Kheng Hong! Beli Waktu di Amerika, Berhenti Jual karena Gempa“Dengan adanya peningkatan modal dari WTR kepada TJT diharapkan dapat memaksimalkan kinerja usahanya dan diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi perseroan sebagai pemegang saham WTR,” terang manajemen WSKT.
Baca Juga:
Setelah Gandeng Foxconn Garap Mobil Listrik, Indika (INDY) Caplok Perusahaan Tambang BauksitTJT beroperasi sebagai badan usaha jalan tol (BUJT) yang didirikan pada tanggal 29 Juli 2007. TJT memperoleh hak pengusahaan jalan tol untuk segmen Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dengan jangka waktu konsesi selama 45 tahun. Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi akan menghubungkan Bogor dan Sukabumi di Jawa Barat dengan panjang total 54 km.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






