Jumat, 15 Mei 2026

Faktor-Faktor Ini Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh

Penulis : Triyan Pangastuti
11 Okt 2022 | 13:40 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan khusus saat Investor Daily Summit 2022, Jakarta, Selasa, 11 Oktober 2022. (BeritasatuPhoto/David Gita Roza)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan khusus saat Investor Daily Summit 2022, Jakarta, Selasa, 11 Oktober 2022. (BeritasatuPhoto/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah optimistis Indonesia mampu melalui tantangan ketidakpastian global yang meningkat di tahun ini dan tahun depan. Bahkan, ekonomi Indonesia diprediksi tetap tumbuh sesuai proyeksi. Optimisme ini didukung oleh beberapa faktor, mulai dari menguatnya ekonomi dalam negeri hingga sektor eksternal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksi, pertumbuhan ekonomi tahun ini dapat mencapai 5,2% (year on year/yoy). Hal ini karena beberapa faktor. Pertama, proses pemulihan ekonomi yang terus meningkat seiring pelonggaran aktivitas kegiatan masyarakat.

Kedua, lanjut dia, faktor investasi yang tercatat menggeliat di kuartal II-2022 mencapai Rp 302,2 triliun atau naik 35,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy). Rinciannya penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp 139 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp 163,2 triliun. 

ADVERTISEMENT

"Kemudian beberapa lembaga seperti Fitch, S&P dan JCR, Moody's melihat ekonomi Indonesia relatif stabil di tengah banyak negara ratting-nya turun ini menunjukkan bahwa fundamental ekonomi kuat, pengelolaan keuangan utang, fiskal dan moneter yang cukup prudent," ucapnya dalam Investor Daily Summit 2022 yang diselenggarakan di JCC, Selasa (10/10).

Airlangga menegaskan, pemerintah fokus untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi dan pemulihan ekonomi terus dijaga. Oleh karena itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap menjadi menahan gejolak (shock absorber) untuk melindungi masyarakat.

Terlebih di tahun ini, pemerintah masih menganggarkan anggaran pemulihan ekonomi nasional  Rp 455,6 triliun. Meski demikian ia memastikan APBN harus terus disehatkan setelah bekerja keras selama pandemi Covid-19.

"UU 2 2020 defisit anggaran melebihi 3%  hanya sampai 2022 dan 2023 kembali dengan defisit kurang dari 3% dan mekanisme kembali ke APBN. Sehingga (tahun depan) program pemulihan ekonomi nasional sisi kesehatan, perlindungan masyarakat akan dimasukkan pada Kementerian dan Lembaga masing masing," jelasnya.  

Sementara itu, pemerintah juga terus mendorong reformasi struktural melalui implementasi Undang-Undang Cipta Kerja dan menarik investasi dan  mendorong pemerataan infrastruktur melalui lembaga pengelola investasi atau sovereign wealth fund (SWF) serta bank tanah.

Tidak hanya itu, dari sisi ketahanan eksternal dinilainya juga tetap lebih baik dibandingkan negara lain seperti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mampu tumbuh diatas 6%.

"IHSG mampu tumbuh diatas 6% dibandingkan beberapa negara lain seperti Jepang negatif, Malaysia minus 10 dan Turki minus 25," paparnya. 

Sementara itu, dari sisi kinerja rupiah yang beberapa waktu terakhir mengalami depresiasi imbas penguatan dolar, disebut Airlangga masih lebih baik dibandingkan pelemahan mata uang oleh negara lainnya.

"Rupiah depresiasi 6,5%. Namun banyak negara lebih rendah dari kita bahkan Inggris depresiasi 20%. Hal ini tunjukan segi resiliensi Indonesia relatif lebih kuat," tutupnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 14 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia