Jumat, 15 Mei 2026

Catat, Bandara-bandara Ini juga Bakal Sibuk Layani Parkir Pesawat Delegasi G20

Penulis : Mansy Singko
6 Nov 2022 | 11:02 WIB
BAGIKAN
Sejumlah pesawat udara berada di apron dan landasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww)
Sejumlah pesawat udara berada di apron dan landasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww)

DENPASAR, investor.id – Pemerintah menyiapkan 11 bandara untuk parkir pesawat terkait pertemuan KTT G20 di Nusa Dua, Bali, pada 15-16 November 2022. Selain I Gusti Ngurah Rai International Airport, Bali, ada bandara di Lombok, Surabaya, Makasar, Banjarmasin, Balikpapan, Solo, Yogyakarta, Semarang, Banyuwangi, dan Halim Perdana Kusuma (Jakarta).

"Mekanismenya ketika pesawat sudah menurunkan delegasi di Bandara Ngurah Rai Bali, akan terbang lagi menuju bandara yang telah ditentukan untuk parkir pesawat selama KTT G20," kata General Manager Bandara Ngurah Rai Bali Handy Heryudhitiawan, Minggu (6/11/2022).

Untuk mempermudah pelayanan para delegasi, kata dia, Bandara Ngurah Rai Bali telah berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait negara yang akan hadir dan pemilihan bandara untuk memarkirkan pesawat. "Kami terus memperbaharui data terkait rencana kedatangan delegasi," kata dia.

ADVERTISEMENT

Hingga saat ini, ada 30 pesawat yang telah mengajukan penerbangan menuju bandara Ngurah Rai pada 11-14 November. "30 penerbangan itu termasuk pesawat kepresidenan dan carter flight," ucap Handy.

Untuk melayani parkir pesawat delegasi, Bandara Ngurah Rai hanya melayani 32 pesawat dari 62 tempat parkir yang dimiliki. Sedangkan 30 tempat parkir untuk pesawat reguler yang melayani penerbangan dari dan menuju bandara I Gusti Ngurah Rai, baik penerbangan domestik atau penerbangan internasional. "Saat kedatangan pesawat kepresidenan dan delegasi KTT G20, semua jadwal penerbangan reguler akan disesuaikan," kata dia.

Menurut Handy, selama KTT G-20, pelayanan di bandara buka 24 jam dari sebelumnya sampai pukul 02.00 Wita.

Sedangkan jadwal keberangkatan akan dikurangi dari saat ini melayani 32 penerbangan dalam 1 jam menjadi 17 penerbangan. Alasan pengurangan tersebut karena ada sterilisasi sebelum dan setelah kedatangan pesawat kepresidenan.

"Kedatangan pesawat para delegasi sangat berdekatan, sehingga Airnav perlu kerja ekstra untuk mengatur waktu kedatangan pesawat delegasi, selain itu AirNav juga mengatur jadwal penerbangan reguler di bandara Ngurah Rai Bali," jelas Handy.

Dalam sehari, Bandara Internasional Ngurah Rai Bali bisa melayani 313 penerbangan dengan estimasi penumpang 45.000 orang baik keberangkatan maupun kedatangan.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia