Jumat, 15 Mei 2026

Hunian Pekerja IKN Bakal Tampung 16.000 Tenaga Kerja

Penulis : Imam Muzakir
29 Jan 2023 | 11:36 WIB
BAGIKAN
Seorang pekerja melintas di proyek pembangunan hunian pekerja konstruksi (HPK). Rumah ini diperkirakan bakal tampung 16 ribu pekera.
Seorang pekerja melintas di proyek pembangunan hunian pekerja konstruksi (HPK). Rumah ini diperkirakan bakal tampung 16 ribu pekera.

JAKARTA, Investor.id - Pembangunan Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di IKN Nusantara diperkirakan dapat menampung sebanyak 16.000 tenaga kerja konstruksi. Berbagai fasilitas pendukung juga disiapkan agar para pekerja bisa fokus bekerja sekaligus meningkatkan kualitas pekerja Indonesia.

“Hunian pekerja konstruksi di Ibu Kota Nusantara (IKN) bisa menampung sebanyak 16.000 pekerja konstruksi,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, dalam keterangannya, Minggu (29/1/2023).

Iwan mengatakan, pembangunan HPK tersebut merupakan wujud perhatian pemerintah kepada pekerja Indonesia agar bisa tinggal di hunian yang layak. Selain itu juga untuk meminimalisir munculnya kawasan kumuh di sekitar IKN Nusantara.

“Beberapa Menara rusun juga sudah dihuni dan ditempati oleh para pekerja konstruksi,” terangnya

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Iwan menjelaskan, dalam waktu tidak terlalu lama fasilitas HPK akan diselesaikan oleh Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR. Selanjutnya HPK tersebut akan diserahkan kepada Otorita IKN untuk dikelola melalui Badan Usaha Milik Otorita.

Iwan menambahkan, dalam waktu tidak lama lagi banyak pekerja yang datang ke IKN. Diperkirakan pada bulan Februari dan Maret kedatangan para pekerja akan cukup masif akan masuk untuk membangun sejumlah infrastruktur di IKN Nusantara seperti Istana Presiden, Sumbu Kebangsaan dan beberapa kantor kementerian pembangunan jalan tol serta beberapa fasilitas dan infrastruktur lainnya.

“Kami juga melengkapi sejumlah fasilitas pendukung di HPK seperti mess hall atau ruang serba guna, ruang makan, tempat ibadah, klinik kesehatan, kantor pengelola serta beberapa fasilitas penunjang lainnya,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan menyatakan sebanyak 22 menara Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di Ibu Kota Nusantara sudah terbangun.

HPK berupa rumah susun (Rusun) dengan teknologi modular tersebut saat ini sebanyak 12 menara sudah dihuni diharapkan bisa menjadi tempat tinggal bagi para pekerja konstruksi yang akan bekerja membangun sejumlah infrastruktur di IKN Nusantara.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia