Bertambah, 90 Investor Serbu Ibu Kota Nusantara (IKN)
JAKARTA, investor.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengungkapkan, hingga 31 Januari 2023 tercatat sebanyak 90 investor telah menyampaikan Letter of Intent (LoI) untuk pembangunan IKN. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya 70 investor.
Ini menunjukkan tingginya minat investor untuk berinvestasi dalam pembangunan IKN. Sebagai informasi, sebesar 80% dari anggaran pembangunan IKN akan dibiayai dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan 20% berasal dari APBN.
“Kami mendapat banyak sekali LoI,” kata Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dalam Mandiri Investment Forum (MIF) 2023 di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis (2/2/2023).
Beberapa sektor yang diminati para investor di antaranya infrastruktur dan utilitas sebanyak 25 investor, edukasi 15 investor, konsultan 14 investor, perumahan 10 investor, komersial 9 investor, teknologi 6 investor, kesehatan 5 investor, dan perkantoran 6 investor.
Ketertarikan investor yang sangat tinggi ini memperkuat optimisme untuk mampu membangun satu ekosistem kota yang lengkap di IKN pada 2024, sekaligus meletakkan landasan kuat bagi pembangunan ibu kota baru ini hingga 2045.
Lebih lanjut Bambang menjelaskan, saat ini ada sejumlah investor yang siap membangun hunian di IKN, antara lain Konsorsium CCFG Corp dan PT Risjadson Brunsfield Nusantara dengan investasi sebesar Rp 30,8 triliun.
Selain itu, ada Korea Land and Housing Corp dengan investasi Rp 8,65 triliun dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) sebesar Rp 1,67 triliun. Melalui investasi tersebut nantinya akan dibangun 184 tower hunian.
“Begitu banyak investor yang masuk hingga oversubscribed, tidak seimbang antara yang minta tanah dan tanah yang ada. Kebanyakan minta daripada yang tersedia, sehingga kita membuka lagi daerah untuk investor masuk,” ujarnya.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now




