Jumat, 15 Mei 2026

Bertambah, 90 Investor Serbu Ibu Kota Nusantara (IKN)

Penulis : Arnoldus Kristianus
2 Feb 2023 | 17:42 WIB
BAGIKAN
Salah satu proyek di IKN.
Salah satu proyek di IKN.

JAKARTA, investor.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengungkapkan, hingga 31 Januari 2023 tercatat sebanyak 90 investor telah menyampaikan Letter of Intent (LoI) untuk pembangunan IKN. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya 70 investor.

Ini menunjukkan tingginya minat investor untuk berinvestasi dalam pembangunan IKN. Sebagai informasi, sebesar 80% dari anggaran pembangunan IKN akan dibiayai dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan 20% berasal dari APBN.

“Kami mendapat banyak sekali LoI,” kata Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dalam Mandiri Investment Forum (MIF) 2023 di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis (2/2/2023).

ADVERTISEMENT

Beberapa sektor yang diminati para investor di antaranya infrastruktur dan utilitas sebanyak 25 investor, edukasi 15 investor, konsultan 14 investor, perumahan 10 investor, komersial 9 investor, teknologi 6 investor, kesehatan 5 investor, dan perkantoran 6 investor.

Ketertarikan investor yang sangat tinggi ini memperkuat optimisme untuk mampu membangun satu ekosistem kota yang lengkap di IKN pada 2024, sekaligus meletakkan landasan kuat bagi pembangunan ibu kota baru ini hingga 2045.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, saat ini ada sejumlah investor yang siap membangun hunian di IKN, antara lain Konsorsium CCFG Corp dan PT Risjadson Brunsfield Nusantara dengan investasi sebesar Rp 30,8 triliun.

Selain itu, ada Korea Land and Housing Corp dengan investasi Rp 8,65 triliun dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) sebesar Rp 1,67 triliun. Melalui investasi tersebut nantinya akan dibangun 184 tower hunian.

“Begitu banyak investor yang masuk hingga oversubscribed, tidak seimbang antara yang minta tanah dan tanah yang ada. Kebanyakan minta daripada yang tersedia, sehingga kita membuka lagi daerah untuk investor masuk,” ujarnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 21 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia