2022, PUPR Berikan Bantuan Sektor Perumahan 214.790 Unit
JAKARTA, Investor.id - Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan bahwa selama tahun 2022 telah memberikan bantuan dalam penyelenggaraan sektor perumahan sebesar 214.790 unit rumah.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan, Capaian kinerja penyelenggaraan perumahan selama tahun 2022 tersebut berupa rumah susun (Rusun) sebanyak 3.872 unit dari target 3.998 unit atau capaian capai 98,84 %.
Rumah khusus 9 (Rusus) capaian 4.359 unit dari target 5.770 unit atau capaian sebesar 75,54 %. Rumah Swadaya 99,80 % dengan capaian 185.802 unit dari target 186.172 unit dan bantuan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) sebesar 101,01 % dengan capaian 20.757 unit dari target 20.550 unit.
“Kami terus berupaya agar pelaksanaan program pembangunan rumah untuk masyarakat di daerah bisa terus dilaksanakan dengan baik dan lancer,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, dalam siaran pers, Sabtu (25/2/2023).
Sedangkan untuk realisasi fisik dalam pelaksanaan anggaran TA 2022, kata Iwan, realisasi keuangan sebesar 97,71 % dan realisasi fisik sebesar 96,48 %. Sebagai contoh, pembangunan Rumah Susun Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang di Jawa Tengah, hunian tetap (Huntap) Pasca Bencana NTT, sarana hunian pariwisata (Sarhunta) di Labuan Bajo, dan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) di Perumahan Subang Green di Jawa Barat.
Iwan menjelaskan, Direktorat Jenderal Perumahan juga telah melaksanakan capaian output kegiatan Padat Karya 2022 melalui BSPS dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PKE) sebesar 185.802 unit dengan capaian kinerja 99,80 %.
Peningkatan Tata Kelola pelaksanaan kegiatan juga dituangkan melalui Permen PUPR Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Bantuan Pembangunan Perumahan dan Penyediaan Rumah Khusus beserta empat surat edaran (SE) Dirjen Perumahan yang mengatur seluruh proses bisnis Ditjen Perumahan yang lebih efektif, transparan dan akuntabel.
Kementerian PUPR, lanjut Iwan, akan terus melanjutkan program pembangunan rumah layak huni untuk untuk masyarakat. Sejumlah kegiatan pembangunan perumahan tahun 2022 lalu telah dievaluasi dan program tahun 2023 dilaksanakan dengan sebaik mungkin sesuai perencanaan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan (SSPP) Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Edward Abdurrahman menerangkan, proses evaluasi capaian dan kinerja penyelenggaraan perumahan dilaksanakan secara rutin serta untuk mengakselerasi penyelenggaraan perumahan di tahun 2023. Dalam pelaksanaan kegiatan setiap unit kerja akan mendapatkan masukan dan arahan dari pimpinan untuk mengefisiensikan dan mengefektivitas pelaksanaan kegiatan di lingkungan Direktorat Jenderal Perumahan.
“Kami terus melakukan koordinasi baik internal maupun dengan para pemangku kepentingan bidang perumahan guna pelaksanaan program perumahan untuk masyarakat. Hal tersebut dilaksanakan melalui proses serah terima aset, Pengendalian dan Percepatan Sesuai Permen PUPR Nomor 7/2022, pengadaan melalui e-katalog termasuk untuk rumah umum dan komersial, pelaksanaan pembangunan rumah cepat bangun, peningkatan kualitas rumah melalui kolaborasi,” katanya.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

