Jumat, 15 Mei 2026

Jangan Salah Beli! Begini Cara Bedakan Materai Asli dan Palsu

Penulis : Mashud Toarik
7 Mar 2023 | 13:29 WIB
BAGIKAN
Kantorpos satu-satunya penyalur resmi meterai tempel yang dikeluarkan Ditjen Pajak.
Kantorpos satu-satunya penyalur resmi meterai tempel yang dikeluarkan Ditjen Pajak.

JAKARTA, investor.id - PT Pos Indonesia (Persero) mengimbau masyarakat agar membeli meterai di Kantorpos atau melalui aplikasi Pospay agar terhindar dari pembelian meterai palsu.

VP Financial Service Product Management PT Pos Indonesia, Yudha Pribadhi, mengatakan saat ini meterai palsu marak beredar di tengah masyarakat. Peredaran ini sudah dalam tahap mengkhawatirkan karena bisa berimplikasi pada keabsahan dokumen bermeterai.

“PT Pos Indonesia sudah dikenal sebagai institusi yang menjual meterai tempel yang dijamin keasliannya. Saat ini juga menjual e-meterai untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan e-meterai dari perusahaan pemerintah yang sangat jelas dan dipercaya,” jelas Yudha dalam keterangan yang dikutip, Selasa (7/3/2023).

Sementara itu, Manajer Konsinyasi dan Filateli PT Pos Indonesia, Ria Marantika, mengatakan selain di Kantorpos, pihaknya memudahkan masyarakat membeli e-materai melalui gawai dengan membuka aplikasi Pospay.

ADVERTISEMENT

“Kami tidak berwenang menentukan meterai asli atau palsu, karena yang punya kewenangan, hanya DJP,” ujar Ria.

Untuk mengetahui perbedaan antara meterai asli dan palsu, pengguna dapat mengecek dengan dilihat dan diraba.

‘’Pastikan meterai memiliki tiga jenis lubang pada lembaran yakni berbentuk bulat, oval, dan bintang. Perhatikan logo DJP, Garuda Pancasila, dan simbol Kementerian Keuangan di meterai. Kemudian, jika diraba tekstur meterai terasa kasar,’’ ujarnya.

Adapun meterai elektronik (e-meterai), dapat dicek keaslian dengan ciri-ciri berikut ini: Memiliki kode unik berupa nomor seri, terdapat gambar Garuda Pancasila selaku lambang negara, terdapat tulisan “METERAI ELEKTRONIK”, angka dan tulisan yang menunjukkan tarif bea meterai, yakni “10000” dan “SEPULUH RIBU RUPIAH.”

‘’Sebenarnya, ada benefit membeli meterai tempel atau meterai cetak di Kantorpos. Pembelian meterai tempel dengan membayar menggunakan aplikasi Pospay akan mendapat poin. Pembelian per satu keping meterai tempel akan mendapat 100 poin. Dan maksimal poin yang bisa didapatkan pengguna atau pembeli meterai tempel ini adalah 20 ribu poin per harinya,’’ kata Ria.

Jadi, dengan membeli meterai langsung di Kantorpos jelas akan jaminan keasliannya, dan bila membayarnya via aplikasi pospay akan menabung poin.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia