Perempuan Bisa Berperan Aktif dalam Inovasi dan Teknologi Digital
JAKARTA, investor.id- Berbicara tentang kesetaraan gender merupakan isu global yang terus menjadi perhatian utama di dunia saat ini. Kesetaraan gender menghadapi berbagai masalah yang kompleks dan saling terkait yang membuatnya sulit untuk dicapai.
Banyak masyarakat memiliki keyakinan yang tertanam kuat tentang peran dan harapan gender, yang dapat menyebabkan diskriminasi dan bias terhadap perempuan dan anak perempuan.
Di sisi lain, perempuan seringkali menghadapi hambatan yang signifikan terhadap peluang ekonomi dan juga sering mengalami kekerasan dan pelecehan yang mencakup kekerasan fisik, seksual, dan emosional, serta pelecehan dan intimidasi. Ini sudah menjadi masalah luas yang mempengaruhi wanita dan anak perempuan dari segala usia dan latar belakang.
Globalisasi memperlihatkan dua dimensi, yakni economic-corporation globalization dan political-state globalization. Implikasi tersebut membawa keterbukaan pasar, termasuk di dalamnya keikutsertaan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan dalam mengambil peran.
Teknologi sebagai produk sosial, termasuk internet tidak bebas nilai atau budaya. Tingkat kompatibilitas antara nilai dan norma teknologi dengan nilai atau norma (yang dianut) penggunanya sangat menentukan pola penggunaan teknologi tersebut.
Nilai dari sebagian besar barang dan jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) cenderung yang lebih maskulin merupakan salah satu penyebab kesenjangan peluang bagi wanita yang berkecimpung dibidang teknologi.
Dini Fronitasari, seorang Artificial Intelligence Researcher dan juga Technopreneur menjadi pembicara di acara women international Days yang bertajuk “DigiAll : Innovation anf Technology for Gender Equality membawakan materi terkait “How IT for woman anf girl can Support Sustainable Sector” yang dielenggarakan pada 7 Maret 2023 oleh Kedutaan Afrika selatan.
Dini menyampaikan bahwa Perempuan bisa berperan aktif dalam Inovasi dan Teknologi Digital. Dia telah membuktikan sendiri selalu kurang lebih 12 tahun día bekerja sebagai researcher dan technopreneur. Apalagi Era Pandemic sebagai Expertise dibidang IT inisiatif membuat Aplikasi CallMe yang didasari banyaknya pabrik textile terkena dampak, sehingga banyaknya pula penggangguran perempuan.
Aplikasi ini diharapkan bisa membantu perempuan2 yang punya keahlian menjahit bisa bisa mendapatkan pelanggan melalui aplikasi tidak hanya jasa jahit tapi juga permak.
Sejalan dengan SDGs dibidang Social ia juga menginisisiasi UMKM untuk mngelola bisnisnya melalu fitur yang bisa dipilih yaitu LolaPos.
Aplikasi ini memiliki fitur yang mudah seperti : Kasir online , manajemen stock opname, manajemen meja , jurnal akutansi dan fitur menarik lainnya yang memudahkan pelaku UMKM, , diharapkan dapat membawa UMKM naik kelas.
Aplikasi ini juga sejalan dengan program SDGs di bidang ekonomi yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan platform ini telah dipakai lebih dari 100.000 pelaku UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia
Ia juga bersama beberapa partner yang juga perempuan menginisiasi CarbonShare sejalan dengan program Program SDGs dibidang lingkungan dan program pemerintah untuk zero emisión di 2060. Serta Trade for Hope, dimana trade for hope ini diperkasai oleh perempuan hebat yang memiliki background yang berbeda dengan mengusung campaign fashion sustainability.
Dalam rangka merayakan Internasional Women’s Day 2023 perempuan bisa menjadi Pendukung dalam Sustainable Development program, karena dia menuturkan nantinya kedepan bukan hanya revolusi industri digital yang akan dihadapi , tapi juga revolusi energi dan revolusi lifesains, perempuan jangan pernah takut berkarya pada bidang yang dilakukan laki-laki, tambah Dini dipenghujung acara.
Di era saat ini kemajuan teknologi digital memberikan peluang besar dalam mengatasi tantangan pembangunan dan kemanuasiaan. Ini juga untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan pada 2030.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

