Rencana Garudafood (GOOD) Merambah Bisnis Properti Direalisasikan pada 2023
Jakarta, investor.id - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) berencana merambah bisnis properti yang akan direalisasikan pada 2023.
Rencana penambahan usaha ke bidang properti itu mencangkup penyewaan gudang di Lampung dan perkantoran di Jakarta. "Rencana akan direalisasikan tahun 2023 ini," tutur Dian Astriana, head of Corporate Communication & External Relations PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD), kepada Investor Daily, baru-baru ini.
Garudafood saat ini dikenal sebagai produsen makanan dan minuman ringan. Emiten berkode saham GOOD itu memiliki gudang dan gedung perkantoran.
"Perubahan izin usaha dengan menambah izin usaha baru perseroan di bidang properti untuk mengoptimalkan utilisasi aset perseroan," tambah Dian.
Penambahan izin usaha baru itu bukan tanpa alasan, mengingat tren pertumbuhan properti, termasuk pergudangan dan perkantoran dinilai cukup prospektif. "Prospek bisnis properti pada 2023 dengan lokasi yang strategis untuk kebutuhan bisnis akan sangat menjanjikan seiring dengan menggeliatnya dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi pascapandemi Covid-19," ujar Dian.
Sementara itu, KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan (KJPP FDI&R) dalam Laporan Ringkas Studi Kelayakan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk tanggal 3 Maret 2023 menyebutkan bahwa Garudafood berencana untuk menambah kegiatan usaha sewa menyewa properti. Terdapat dua properti yang akan disewakan yaitu tanah dan bangunan gudang yang terletak di Bandar Lampung dan ruang kantor yang berada di Jakarta.
Properti tanah dan bangunan gudang di Bandar Lampung persisnya terletak di JI Tembesu Kav. 5, Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung. Luas tanah yang dimiliki adalah 8.224 meter persegi (m2) dan luas bangunan adalah 5.289 m2.
Lalu, properti kantor di Jakarta terletak di Gedung Perkantoran Wisma 2 Garudafood, Jalan Bintaro Raya No. 10A RT. 003 RW. 010, Lantai 3,5, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. Luas ruang kantor yang akan disewakan adalah 116 m2.
Dokumen itu juga menyebutkan bahwa mengingat perseroan telah lama bergerak dalam bidang industri makanan ringan, karena itu pengalaman dalam kegiatan operasional dapat dianggap cukup kompeten.
Kegiatan operasional Perseroan tidak terlepas dari peran penting gudang yang digunakan untuk menyimpan persediaan produk perseroan. Gudang yang disewakan sudah memenuhi standar perseroan dengan racking dan kondisi gudang yang memadai dalam penyimpanan persediaan produk di industri ini, dan di lokasi sekitar gudang tidak terdapat pergudangan untuk bahan chemical atau barang terlarang lainnya untuk industri makanan dan minuman.
Dalam rencana penambahan kegiatan usaha perseroan membutuhkan biaya investasi untuk renovasi bangunan sebesar Rp 3,5 miliar, dengan pembiayaan berasal dari kas Perseroan.
Biaya operasional atas rencana penambahan kegiatan usaha terdiri dari beban pokok penjualan dan beban umum dan administrasi. Dari proyeksi keuangan terlihat adanya penambahan pendapatan dan laba Perseroan dari kontribusi penambahan kegiatan usaha.
“Dengan mempertimbangkan analisis studi kelayakan yang dilakukan meliputi analisis kelayakan pasar, analisis kelayakan teknis, analisis kelayakan pola bisnis, analisis kelayakan model manajemen serta analisis keuangan maka kami berpendapat bahwa rencana perseroan dalam rangka perubahan kegiatan usaha adalah layak,” demikian dokumen KJPP FDI&R.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





