Jumat, 15 Mei 2026

API Berharap Pemerintah Tegakkan Aturan Larangan Impor Pakaian Bekas

Penulis : Rio Abadi
13 Mar 2023 | 18:52 WIB
BAGIKAN
Impor Pakaian Bekas. Pengunjung memilih pakaian impor bekas I Pasar Senen, di Jakarta, Senin (13/3/2023). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor pakaian bekas di Indonesia mencapai 26,22 ton sepanjang 2022 dengan nilai mencapai 272.146 dolar AS atau sekitar  Rp4,21 miliar. Dalam Permendag Nomor 40 Tahun 2022, pakaian bekas dan barang bekas lainnya termasuk dalam barang yang dilarang impor dengan pos tarif atau HS 6309.00.00 dan tertera di bagian IV Jenis kantong bekas, karung bekas, dan pakaian bekas. B Universe Photo/Mohammad Defrizal
Impor Pakaian Bekas. Pengunjung memilih pakaian impor bekas I Pasar Senen, di Jakarta, Senin (13/3/2023). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor pakaian bekas di Indonesia mencapai 26,22 ton sepanjang 2022 dengan nilai mencapai 272.146 dolar AS atau sekitar Rp4,21 miliar. Dalam Permendag Nomor 40 Tahun 2022, pakaian bekas dan barang bekas lainnya termasuk dalam barang yang dilarang impor dengan pos tarif atau HS 6309.00.00 dan tertera di bagian IV Jenis kantong bekas, karung bekas, dan pakaian bekas. B Universe Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, Investor.id - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) berharap pemerintah dengan tegas menerapkan aturan larangan impor pakaian bekas di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua API Jemmy Kartiwa Sastraatmadja kepada tim BTV pada Senin (13/3/2023).

"Aturan sudah jelas kalau impor pakaian bekas itu dilarang. Jadi mohon penegakannya diperkuat, istilahnya (agar) banjir baju bekas ke Indonesia itu tidak semakin membanjiri hingga mengganggu Industri Kecil Menengah," Ujar Jemmy.

ADVERTISEMENT

Dia menambahkan, masifnya impor pakaian bekas telah berdampak besar terhadap ekosistem industri tekstil dari hulu hingga ke hilir industri. Tak hanya berdampak siklus jual-beli bahan baku industri tekstil, namun memicu penurunan permintaan hasil produksi yang berujung terhadap minimnya serapan tenaga kerja. "Efek domino sangat besar, bukan hanya industri, penyerapan tenaga kerja sulit tercapai," tambah Jemmy.

Tak jauh berbeda dengan dengan Jemmy, Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Andry Satrio Nugroho menyatakan, peningkatan impor pakaian besar bisa berdampak terhadap pengurangan pekerja di industri tekstil.

"Ketika kita melihat kinerja dari (industri) tekstil dan produk pakaian jadi belum baik, ketika masa pandemi sampai dengan hari ini masih banyak, banyak sekali industri yang merumahkan pekerjanya," Ujar Andry.

Seperti diketahui, impor pakaian bekas saat ini berstatus ilegal di Indonesia. Hal tersebut diatur dalam larangan impor pakaian dan barang bekas yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 40 tahun 2022 tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor.

Aturan tersebut merupakan revisi dari Permendag Nomor 18 tahun 2021 tentang Barang dan Pakaian Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor. Meskipun begitu, hingga saat ini pakaian bekas impor masih marak dijual di berbagai daerah di Indonesia.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia