Jumat, 15 Mei 2026

IPP Pembangkit Listrik Tenaga Biogas Pertama di Riau Beroperasi

Penulis : Euis Rita Hartati
3 Mei 2023 | 23:41 WIB
BAGIKAN
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UIDRKR), Agung Murdifi (keempat dari kanan) serta dua Direktur Pasadena Biofuels Mandiri Anggit Saputra Dwipramana (ketiga dari kanan) dan Yohanes Tampubolon (kedua dari kanan) saat penandatanganan Berita Acara Commercial Operation Date (COD) PLTBg Ujung Batu 3 MW antara PLN UID Riau & Kepualuan Riau dan PT Pasadena Biofuels Mandiri di Pekanbaru, Rabu (3/5/2023).
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UIDRKR), Agung Murdifi (keempat dari kanan) serta dua Direktur Pasadena Biofuels Mandiri Anggit Saputra Dwipramana (ketiga dari kanan) dan Yohanes Tampubolon (kedua dari kanan) saat penandatanganan Berita Acara Commercial Operation Date (COD) PLTBg Ujung Batu 3 MW antara PLN UID Riau & Kepualuan Riau dan PT Pasadena Biofuels Mandiri di Pekanbaru, Rabu (3/5/2023).

JAKARTA, investor.id  - PT Pasadena Biofuels Mandiri resmi mengoperasikan secara komersial (commercial operation date/COD) Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Ujung Batu berkapasitas 3x1 megawatt yang berlokasi di Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, pada Rabu (03/05/2023).

Independent Power Producer (IPP) PLTBg pertama di Provinsi Riau ini beroperasi secara komersial setelah dilakukan penandatanganan Berita Acara Commercial Operation Date (COD) PLTBg Ujung Batu antara PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau dengan PT Pasadena Biofuels Mandiri selaku IPP.

PT Pasadena Biofuels Mandiri merupakan bagian dari Biodena Energy Group yang berkecimpung dan fokus pada pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dan upaya penurunan emisi karbon (dekarbonisasi) serta turut berperan dalam menurunkan emisi gas rumah kaca.

IPP Pembangkit Listrik Tenaga Biogas Pertama di Riau Beroperasi
PLTBg Ujung Batu 3 MW di Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Direktur Utama PT Pasadena Biofuels Mandiri, Edmond Widjaja, mengatakan bahwa Biodena Energy Group berkomitmen untuk terus mendukung upaya PT PLN (Persero) dalam meningkatkan bauran energi hijau di tanah air.

ADVERTISEMENT

"Kami merasa bangga dapat melakukan COD PLTBg Ujung Batu. Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan pembangkit hijau ini, khususnya kepada PLN. Kami berharap PLTBg ini dapat meningkatkan bauran energi bersih di tanah air sehingga berkontribusi dalam mewujudkan target pemerintah untuk mencapai net zero emission," ujarnya saat peresmian COD PLTBg Ujung Batu.

PLTBg Ujung Batu ini memanfaatkan limbah palm oil mill effluent (POME) atau limbah cair dari pabrik minyak kelapa sawit milik PT Rohul Sawit Industri. Dengan menggunakan teknologi pengolahan secara anaerobik, limbah cair kelapa sawit tersebut diolah menjadi energi biogas.

Selain menghasilkan energi bersih, PLTBg Ujung Batu juga menerapkan teknologi tepat guna untuk pengelolaan limbah sawit yang ramah lingkungan serta turut berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon sebesar 100.000 ton CO2 atau setara dengan emisi 10.000 mobil per tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Agung Murdifi, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, menjelaskan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Negara, PLN memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan bauran energi dan menjalankan transisi energi untuk mendukung Indonesia dalam mewujudkan target Net Zero Emission 2060. Namun, dia menuturkan, PLN tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan program transisi energi.

Kontribusi swasta seperti Biodena Energy Group mendukung upaya PLN dalam meningkatkan bauran energi bersih dinilai penting untuk membantu Pemerintah Indonesia mewujudkan nol emisi karbon tersebut.

“Saat ini, bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di Riau telah mencapai 9,62 persen. Dengan beroperasinya PLTBg Ujung Batu maka dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik, khususnya di Kabupaten Rokan Hulu dan sekitarnya. Selain itu, hadirnya PLTBg ini juga mampu berkontribusi untuk mengefisiensi Biaya Pokok Penyediaan (BPP) PLN di Riau sebesar Rp  11,9 miliar per tahun,” tambah Agung.

Editor: Euis Rita Hartati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia