Jumat, 15 Mei 2026

Indonesia Gandeng Empat Negara, Standarisasi Baterai Kendaraan Listrik

Penulis : Leonard AL Cahyoputra
10 Mei 2023 | 06:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kendaraan listrik (Foto: REUTERS/Aly Song/File Foto)
Ilustrasi kendaraan listrik (Foto: REUTERS/Aly Song/File Foto)

“Mestinya, global mengarah pada standar baterai EV yang seragam. Industri pasti butuh standarisasi, sehingga konsumen akan tenang membeli produknya, karena ada jaminan bahwa komponen yang dibutuhkan pasti bisa didukung oleh pemasok lain,” kata Leonardo.

Matangkan Teknologi

Pada kesempatan yang sama, Manajer Kemitraan NCSTT Bentang Arief Budiman mengatakan, kolaborasi berbagai negara Asean ini juga bertujuan untuk lebih mematangkan teknologi baterai EV.

ADVERTISEMENT

“Baterai EV itu teknologinya belum selesai, belum matang, karena densitas energi yang masih rendah. Kita sedang berlomba-lomba bagaimana agar densitas energinya tinggi, minimal setara dengan mesin pembakaran internal dan kalau bisa pengisian dayanya juga cepat, tidak berjam-jam,” kata dia.

Pertemuan mengenai teknologi baterai EV pertama di Asean yang diselenggarakan hingga Kamis (11/05/2023) ini diharapkan mampu menciptakan berbagai peluang baru, gagasan-gagasan inovatif, dan pertukaran pengetahuan di antara para profesional, akademisi, dan pembuat kebijakan dari negara-negara Asean. Sementara di Indonesia, inkubasi riset dan penelitian mengenai baterai tersebut akan dilaksanakan di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB).

Tanggapi Kritikan

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi kritikan soal pemberian subsidi kendaraan listrik yang dinilai kurang tepat sasaran. Menurut Luhut, kebijakan untuk mendukung adopsi kendaraan listrik itu juga dilakukan banyak negara di dunia, bukan hanya di Indonesia.

“Sebenarnya mengenai mobil listrik ini, sudah ada studi yang komprehensif. Saya kira seluruh dunia, bukan hanya kita, jadi jangan melawan arus dunia juga. Siapa yang berkomentar suruh dia datangi saya langsung, biar saya jelaskan bahwa tidak benar omongannya,” kata dia di Jakarta, Selasa (09/05/2023).

Buka Lapangan Kerja

Sedangkan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pengembangan industri kendaraan listrik harus dilihat secara menyeluruh, bukan hanya dari satu sisi. Terlebih, sebagai komunitas global, Indonesia mempunyai komitmen zero emission pada 2060.

Agus mengungkapkan, pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik akan membuka lapangan kerja yang cukup besar bagi rakyat Indonesia. Selain itu, bermanfaat untuk mendorong program hilirisasi nikel yang tengah dijalankan pemerintah.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 10 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 20 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia