Jumat, 15 Mei 2026

Segera Operasi, Pabrik Feni Haltim Jadi Komitmen Antam

Penulis : Imam Suhartadi
13 Jun 2023 | 15:18 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi nikel. (Foto: Antam)
Ilustrasi nikel. (Foto: Antam)

JAKARTA, investor.id  - Direktur Eksekutif Energy Watch, Daymas Arangga menyambut baik beroperasinya proyek fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) feronikel PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) di Halmahera Timur, Maluku Utara.

Menurutnya hal ini akan berdampak baik bukan cuma pada kinerja Antam, namun juga masyarakat di daerah sekitar. 

Menurut Daymas meski terlambat beroperasi, namun ketika akhirnya bisa beroperasi bisa berjalan sesuai harapan yang dampaknya juga bisa dirasakan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. 

"Dampak beroperasi smelter ini mungkin belum bisa dirasakan dalam waktu dekat, namun ini merupakan sebuah komitmen yang akan memberikan nikah tambah, baik ke ekonomi, dan juga penyerapan tenaga kerja," kata  Daymas dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (13/6/2023).. 

ADVERTISEMENT

Hal serupa juga diungkapkan Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara. Dia berharap dari pengolahan feronikel bisa langsung masuk ke industri stainless steel di dalam negeri. 

Bhima juga berharapa dengan pabrik ini jadi nilai tambah bagi masyarakat sekitar lokasi smelter baik tenaga kerja dan kontribusi ke ekonomi lokal yang makin optimal. “Meskipun dampak tidak langsung serta-merta, dari sisi konstruksi dampaknya akan terasa, sedangkan untuk nilai tambah akan terasa dalam 2-3 tahun ke depan,” ujar Bhima. 

Pabrik Feronikel Halmahera Timur, Maluku Utara ini, nantinya akan memiliki kapasitas produksi 13.500 ton feronikel (FeNi) per tahun. Untuk mendukung operasional pabrik, PLN dan Antam juga telah melangsungkan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL). 

Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan Antam Syarif Faisal Alkadrie, menyampaikan bahwa fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) feronikel milik Antam di Halmahera Timur, Maluku Utara ditargetkan akan beroperasi pada semester 2 tahun 2023. 

“Pada akhir Desember 2022 lalu, proses switch-on pembangkit listrik sebesar 15MW telah dilaksanakan. Direncanakan fase kedua switch-on pembangkit listrik dengan akumulasi daya sebesar 75MW akan dilaksanakan pada akhir semester pertama/awal semester kedua tahun 2023,” kata Faisal. 

Fasial menyebut, penyelesaian pembanguan Pabrik Feronikel Halmahera Timur di tahun ini merupakan salah satu target terkait proyek strategis perusahaan.

“Di tahun ini, selain Pengembangan EV Battery, penyelesaian Pabrik Feronikel Halmahera Timur merupakan fokus proyek strategis Antam. Kami senantiasa berupaya merealisasikan target proyek P3FH di tahun ini,” tutupnya.

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia