Penjualan Mobil Bakal Tembus 500 Ribu Unit di Semester I
JAKARTA, investor.id – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimistis, penjualan mobil di dalam negeri akan menembus angka setengah juta unit di akhir semester I-2023. Keyakinan tersebut muncul seiring kembali meningkatnya penjualan kendaraan di bulan Mei 2023, setelah bulan sebelumnya mengalami penurunan hingga 40%.
“Penurunan penjualan di April kemarin memang karena lebaran saja. Jika melihat pada Mei yang bisa mencapai 80 ribuan unit, Juni seharusnya juga bisa tembus di angka yang sama. Kami optimistis bisa tembus 500 ribu unit pada akhir semester I ini,” kata Seketaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara kepada Investor Daily, baru-baru ini.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil dari pabrikan ke dealer (wholesales) di bulan Mei 2023 naik 39,4% menjadi 82.097 unit dibanding bulan April, dan penjualan dari dealer ke konsumen (ritel) meningkat 20,5% mencapai 82.559 unit.
Hal ini membuat penjualan mobil periode Januari-Mei 2023 mencapai 423.404 unit atau tumbuh 6,9% secara wholesales dibandingkan periode sama tahun lalu. Secara ritel, penjualannya juga naik 10,7% menjadi 422.514 unit dibandingkan periode sama 2022.
Kukuh meyakini, krisis chip semikonduktor sudah tidak terlalu menjadi concern bagi pelaku industri, melihat tren penjualan yang positif. Dia berharap, tren positif tersebut terus berlanjut.
“Kami berharap pemerintah dapat menjaga konsistensi kebijakan yang sudah ada. Pasar kita masih memungkinkan. Kita mengandalkan pameran otomotif, salah satunya GIIAS yang ada di Agustus dan juga GIIAS series di beberapa kota yang punya potensi untuk meningkatkan penjualan,” kata dia.
Baca Juga:
Tak Terduga, Penjualan Ritel Mei AS NaikDi tempat terpisah. Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmy menerangkan, penjualan mobil mengalami kenaikan setelah sebelumnya terpangkas pada April. Di mana penurunan itu adalah siklus wajar.
"Bulan sebelumnya kan bulan puasa, jadi secara periode memang biasanya agak menurun setiap tahunnya," kata dia.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






