Jumat, 15 Mei 2026

Penjualan Mobil Bakal Tembus 500 Ribu Unit di Semester I

Penulis : Leonard AL Cahyoputra
16 Jun 2023 | 05:00 WIB
BAGIKAN
 Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimistis, penjualan mobil di dalam negeri akan menembus angka setengah juta unit di akhir semester I-2023. Keyakinan tersebut muncul seiring kembali meningkatnya penjualan kendaraan di bulan Mei 2023, setelah bulan sebelumnya mengalami penurunan hingga 40%.

“Penurunan penjualan di April kemarin memang karena lebaran saja. Jika melihat pada Mei yang bisa mencapai 80 ribuan unit, Juni seharusnya juga bisa tembus di angka yang sama. Kami optimistis bisa tembus 500 ribu unit pada akhir semester I ini,” kata Seketaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara kepada Investor Daily, baru-baru ini.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil dari pabrikan ke dealer (wholesales) di bulan Mei 2023 naik 39,4% menjadi 82.097 unit dibanding bulan April, dan penjualan dari dealer ke konsumen (ritel) meningkat 20,5% mencapai 82.559 unit.

ADVERTISEMENT

Hal ini membuat penjualan mobil periode Januari-Mei 2023 mencapai 423.404 unit atau tumbuh 6,9% secara wholesales dibandingkan periode sama tahun lalu. Secara ritel, penjualannya juga naik 10,7% menjadi 422.514 unit dibandingkan periode sama 2022.

Kukuh meyakini, krisis chip semikonduktor sudah tidak terlalu menjadi concern bagi pelaku industri, melihat tren penjualan yang positif. Dia berharap, tren positif tersebut terus berlanjut.

“Kami berharap pemerintah dapat menjaga konsistensi kebijakan yang sudah ada. Pasar kita masih memungkinkan. Kita mengandalkan pameran otomotif, salah satunya GIIAS yang ada di Agustus dan juga GIIAS series di beberapa kota yang punya potensi untuk meningkatkan penjualan,” kata dia.

Di tempat terpisah. Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmy menerangkan, penjualan mobil mengalami kenaikan setelah sebelumnya terpangkas pada April. Di mana penurunan itu adalah siklus wajar.

"Bulan sebelumnya kan bulan puasa, jadi secara periode memang biasanya agak menurun setiap tahunnya," kata dia.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia