Izin Ekspor Konsentrat Masih Menunggu Aturan Kemendag dan Bea Cukai
JAKARTA, investor.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerbitkan rekomendasi izin ekspor konsentrat tembaga kepada PT Freeport Indonesia dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Rekomendasi tersebut berlaku hingga Mei 2024 dengan volume sesuai dengan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2023. Hanya saja kegiatan ekspor masih menunggu peraturan Kementerian Perdagangan dan Bea Cukai.
Rekomendasi izin ekspor konsentrat terkait dengan relaksasi yang diberikan hingga akhir Mei 2024. Relaksasi diberikan kepada komoditas tembaga, besi, seng, timbal dan anoda slime.
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan dasar hukum pemberian rekomendasi ekspor sudah diterbitkan yakni Peraturan Menteri ESDM No.7/2023. Adapun alur ekspor konsentrat yakni Kementerian ESDM menerbitkan rekomendasi yang menjadi dasar Kementerian Perdagangan memberikan izin ekspor. Kemudian bea cukai menetapkan besaran tarif.
"Aturan dari kita sudah kita susun. Tentu saja hal ini masih terkait dengan kalau ekspor kan ranahnya Kementerian Perdagangan. Nah kalau Kementerian Perdagangan sudah diselesaikan, kemudian nanti masuk ke bea cukai," kata Arifin di Jakarta, akhir pekan lalu.
Arifin menuturkan volume ekspor yang diberikan sesuai dengan RKAB 2023. Hanya saja dia tidak membeberkan secara detil kuota ekspor yang diberikan. Berdasarkan catatan Investor Daily, kuota ekspor Freeport hingga 10 Juni 2023 sebesar 2,3 juta ton konsentrat. Volume ekspor itu sesuai dengan RKAB 2023.
Merujuk hal tersebut maka dipastikan volume ekspor Freeport tidak mengalami perubahan. Hanya batas waktu ekspor saja yang bergeser dari Juni 2023 menjadi akhir Mei 2024. "Ekspornya sesuai RKAB," ujarnya.
Dalam Permen ESDM 7/2023 mengatur volume ekspor merujuk pada cadangan mineral dan kapasitas smelter. Pada Pasal 6 disebutkan perusahaan yang ingin mendapatkan izin ekspor harus mengajukan permohonan paling lambat 10 Juni 2023. Permohonan tersebut dengan melampirkan rencana pembangunan smelter hingga 31 Mei 2024, laporan verifikasi kemajuan smelter, RKAB tahunan yang telah disetujui serta laporan mutakhir estimasi cadangan.
Jumlah ekspor tidak melebihi sisa cadangan IUP Operasi Produksi sendiri, yang dihitung dari kebutuhan fasilitas smelter yang sedang dibangun untuk beroperasi kurang dari lima tahun. "Rekomendasi izin ekspor sudah kami terbitkan sejak 9 Juni, " ujarnya.
Baca Juga:
Harga SUN Bakal Stabil pada Pekan IniKetua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Rizal Kasli mengatakan ketentuan perhitungan kuota ekspor konsentrat dalam Permen ESDM 7/2023 merupakan hal baru. Ada batasan-batasan dalam merumuskan kuota ekspor yang antara lain tidak boleh melebihi volume cadangan mineral. "Pemerintah memang mengontrol dengan ketat ekspor ini dengan batasan-batasan," kata Rizal.
Berbicara cadangan, lanjut Rizal, volume cadangan konsentrat Freeport Indonesia cukup hingga 2041. Hitungan Perhappi jumlah cadangan konsentrat di Grasberg lebih dari 56 juta ton. Artiannya cadangan Freeeport melampaui kapasitas input smelter hingga 5 tahun ke depan.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler





