Jumat, 15 Mei 2026

Antisipasi El Nino, Presiden Perintahkan Beberapa Hal Ini 

Penulis : Ichsan Ali
18 Jul 2023 | 13:31 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi badai El Nino
Ilustrasi badai El Nino

JAKARTA, Investor.id – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta seluruh menteri untuk serius mengantisipasi bahaya El Nino terhadap ketahanan pangan nasional.

Demikian permintaan Jokowi usai memanggil sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju ke Istana Merdeka Jakarta, Selasa, (18/7/2023) pagi.

Para menteri yang dipanggil adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi.

ADVERTISEMENT

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Presiden memanggil sejumlah menteri agar serius menghadapi El Nino yang diperkirakan melanda Indonesia pada Agustus-September 2022.

"Kementerian Pertanian dimintakan memetakan daerah. Pertama daerah masih hijau, airnya sangat cukup, untuk dioptimalkan memproduksi hasil pertanian guna mendukung daerah merah," ujar Syahrul seusai rapat terbatas.

Selain daerah hijau, Syahrul mengatakan, Kementan diminta untuk memetakan  daerah kuning dan merah untuk mengidentifikasi kondisi air di suatu daerah. Dengan demikian bisa dilakukan antisipasi.

"Daerah kuning artinya daerah airnya pas-pasan harus ada intervensi-intervensi terutama untuk mengendalikan air irigasi embung dan lain-lain. Intevensi bekerja sama dengan daerah (Pemda). Ketiga, daerah merah tentu saja disiapkan untuk memproduksi komoditi pertanian  yang tidak butuh air. Kemudian disiapkan lumbung pangan, khusus daerah merah," papar Syahrul.

Syahrul menambahkan, Kementan telah menyiapkan sebanyak enam provinsi sebagai penyangga utama menghadapi El Nino. Provinsi ini tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan.

"Penyikapan-penyikapan (terhadap El Nino) juga akan berbagi tugas dengan daerah, seperti provinsi dan kabuptan. Kemudian, Menteri Pertanian akan mengambil langkah strategis yang dibutuhkan daerah," terang Syahrul.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia