Burner On, Pabrik Feronikel Haltim ANTM pun Beroperasi
JAKARTA, Investor.id - Pabrik Feronikel Haltim (Halmahera Timur) di Maluku Utara milik anggota holding MIND ID, PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) memasuki tahap awal dari rangkaian commissioning. Fase commissioning dimulai dengan ditandai proses burner-on.
"Saat ini Pabrik Feronikel Haltim memasuki tahap awal dari rangkaian commissioning yang ditandai dengan burner-on,” kata Direktur Pengembangan Usaha ANTAM, I Dewa Wirantaya dalam pernyataan tertulis yang diterima Jumat (21/7/2023).
Dikatakan Wirantaya, Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim (P3FH) merupakan salah satu perwujudan hilirisasi mineral yang dilakukan Aneka Tambang dalam rangka mendukung penguatan industri mineral di Indonesia.
Istilah "burner-on" pada pabrik feronikel merujuk pada kondisi di mana semua burner atau tungku pemanas atau furnace dalam proses produksi feronikel beroperasi atau menyala.
Feronikel diproduksi melalui proses pirometalurgi, dengan bijih nikel oksida dan bijih besi direduksi menggunakan pemanasan pada suhu tinggi di dalam tungku. Burner-on menunjukkan bahwa seluruh sistem pemanasan telah dihidupkan dan berfungsi dengan baik, sehingga proses reduksi bijih nikel dan besi dapat berlangsung.
Ketika burner-on, tungku-tungku pemanas akan mencapai suhu yang diperlukan untuk proses reduksi dan peleburan bijih, dan reaksi kimia yang relevan akan terjadi untuk menghasilkan feronikel.
I Dewa Wirantaya berharap seluruh rangkaian commissioning pabrik feronikel bisa berjalan lancar sehingga akan segera memberikan manfaat bagi perusahaan, bangsa, dan negara.
Pabrik Feronikel Haltim berlokasi di Halmahera Timur, Maluku Utara. Pabrik pembuatan baja tersebut memiliki kapasitas 13.500 ton nikel dalam feronikel (TNi). Ke depan, kata dia, Pabrik Feronikel Haltim tersebut akan menjadi pendukung produksi feronikel dari Pabrik Feronikel Kolaka di Sulawesi Tenggara dengan kapasitas mencapai 27.000 TNi.
Dengan gabungan kapasitas dua pabrik peleburan nikel tersebut, Grup MIND ID, ANTAM akan memiliki portofolio kapasitas produksi feronikel terpasang sebesar 40.500 TNi.
Pabrik milik ANTAM ini memulai tahap awal pengoperasian Pabrik Feronikel Haltim pada Jumat, 7 Juli 2023. Setelah proses furnace rampung dilakukan, Pabrik Feronikel Haltim pun akan melakukan switch on furnace. dan pabrik peleburan nikel bersama dengan logam kromium tersebut akan resmi beroperasi.
Sekretaris Perusahaan MIND ID, Heri Yusuf mengatakan, tahap awal pengoperasian Pabrik Feronikel ANTAM tersebut merupakan bagian dari komitmen MIND ID dalam mendukung hilirisasi komoditas pertambangan. Program hilirisasi tersebut, kata dia, bertujuan memberikan nilai jual hingga berkali-kali lipat dari komoditas pertambangan.
"MIND ID terus berkomitmen menjalankan mandat pemerintah untuk menjadi perusahaan kelas dunia melalui penguasaan dan pemanfaatan cadangan minerba yang dimiliki Indonesia," ucap Heri Yusuf.
Masih menurut Heri Yusuf, sebagai perusahaan induk pertambangan di Tanah Air, MIND ID terus berkomitmen dalam menjalankan program hilirisasi melalui peningkatan jumlah smelter pengolahan komoditas bahan mentah menjadi bahan setengah jadi ataupun produk jadi.
"Harapannya dengan adanya hilirisasi ini mampu meningkatkan pendapatan negara melalui penambahan nilai dari pengolahan barang tambang, salah satunya melalui pengoperasian Pabrik Feronikel Haltim milik anggota grup MIND ID, PT ANTAM," ucapnya.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






