Jumat, 15 Mei 2026

34 Startup Ikuti Program Inkubator Tinc    

Penulis : Abdul Muslim
26 Aug 2023 | 10:12 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi startup ikuti program inkubator Tinc, (IST)
Ilustrasi startup ikuti program inkubator Tinc, (IST)

JAKARTA, investor.id - Sebanyak 34 usaha rintisan berbasis teknologi (startup) dari 19 sektor industri telah menjalani program Tinc, program inkubator dan akselerator dari Telkomsel, perusahaan digital ecosystem enabler di Tanah Air. Telkomsel pun berkomitmen untuk terus mengakselerasi pertumbuhan ekosistem inovasi digital, termasuk di dalamnya startup.

Sementara itu, 14 use case dari startup Tinc juga telah siap untuk melaju ke tahap commercial bersama Telkomsel. Beberapa di antaranya, kolaborasi teknologi kompresi Kecilin dan platform video MAXstream, implementasi Sepeda Kuning dan Smart Bins di Universitas Indonesia (UI) dengan teknologi internet of things (IoT) bersama Banopolis dan LinkAja, serta turut menjadi bagian dari pertumbuhan awal eFishery.

“Dengan dukungan berkelanjutan terhadap pertumbuhan startup Indonesia, Tinc konsisten untuk terus berkontribusi menjadi penggerak inovasi korporasi yang menjadi bagian dari peta jalan pengembangan ekosistem digital Telkomsel,“ ungkap Direktur Planning & Transformation Telkomsel Wong Soon Nam di Jakarta, dikutip Jumat (25/8/2023). 

ADVERTISEMENT

Menurut dia, Peta jalan Telkomsel itu telah dimulai dengan sebuah program pengembangan tech talentsdigital creators, dan calon startup founders bertajuk Program IndonesiaNEXT, peran sebagai incubator dan enabler, serta program NextDev diposisikan memperkuat fundamental dari para founders dan early-stage startup nasional.

Pada tahap MVP dan seed roundstartup pun dapat berkolaborasi dengan Tinc, akselerator korporasi yang dapat melakukan research dan piloting bersama startup serta membuka peluang komersialisasi. 

Sementara itu, startup yang sudah siap untuk menginjak tahap series funding pun dapat bermitra dengan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), yang akan mendukung stabilitas melalui investasi strategis dan kolaborasi jangka panjang.

”Melalui INDICO, sebagai anak usaha Telkomsel yang menjadi holding company bagi new engine of growth perusahaan, juga memungkinkan berbagai inovasi solusi digital lintas sektor untuk tumbuh secara terukur dan berkelanjutan dengan memaksimalkan value creation,” tuturnya.

Komitmen

Sementara itu, Telkomsel kembali menegaskan komitmennya dalam membuka peluang kolaborasi untuk akselerasi pertumbuhan ekosistem inovasi digital, termasuk di dalamnya startup, yang dapat mendorong transformasi digital Indonesia.

Peran Telkomsel pun dipaparkan melalui perilisan Tinc Impact Report 2023. Laporan ini antara lain menggambarkan peran Telkomsel Corporate Accelerator (Tinc) dalam mendorong transformasi digital dan mendukung pertumbuhan ekosistem usaha startup Indonesia selama lima tahun terakhir.

Sejak tahun 2017, Tinc merupakan program akselerator yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan startup melalui kolaborasi pemanfaatan aset dan kapabilitas Telkomsel.

Tinc didesain untuk menjembatani sinergi antara startup inovatif dan Telkomsel dengan menyediakan akses pendanaan, bimbingan mentor, peluang berkolaborasi, hingga akses ke pemanfaatan aset dan kapabilitas teknologi terkini.

Sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan startup, Tinc membuka peluang kolaborasi startup dengan para pengelola solusi digital Telkomsel, anak usaha Telkomsel, jaringan perusahaan modal ventura (venture company/VC), komunitas startup, mitra strategis multinasional, hingga lembaga pemerintah.

Siapkan Produk

Selanjutnya, hasil survei Tinc Impact Report 2023 juga menemukenali 73% responden yang menyebutkan bahwa impact terbesar dapat diberikan dari program inkubator/ akselerator di Indonesia dengan peningkatan/penyiapan terhadap produk/layanan startup dan 65% persen menyebutkan mendapatkan validasi dalam mendirikan business model.

Lebih lanjut, 62% responden mengalami peningkatan dari sisi jejaring dengan mitra/klien dan 54% merasakan efisiensi dalam operasional bisnisnya. Laporan ini juga menyebutkan bahwa impact dirasakan tidak hanya dari sisi perusahaan, tetapi juga dari aspek personal para pendirinya (founders).

Setelah menyelesaikan program inkubator/akselerator, mereka menyatakan telah mengalami peningkatan kompetensi, kepercayaan diri, dan jejaring kemitraan yang lebih luas.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia