Jumat, 15 Mei 2026

Stok Beras Masih Cukup untuk Bantuan Pangan

Penulis : Tri Listiyarini
4 Sep 2023 | 08:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi beras
Ilustrasi beras

JAKARTA, investor.id–Pemerintah memastikan stok cadangan beras pemerintah (CBP) lebih dari cukup untuk menjalankan program bantuan pangan beras (BPB) mulai September ini. Bahkan, pada akhir 2023, stok CBP di Perum Bulog masih 1,4 juta ton yang bisa untuk mencukupi kebutuhan beras pada awal tahun depan.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, stok beras di gudang Bulog sekarang ini mendekati 1,6 juta ton. Sementara itu, sampai akhir tahun ini, pengadaan yang sudah fixed sebesar 400 ribu ton, sehingga stok CBP di Bulog total mendekati 2 juta ton. “Untuk BPB itu 210 ribu ton per bulan atau 630 ribu ton selama September-November. Kalau nanti semua masuk (2 juta ton) lalu dikurangi 600 ribu ton, berarti masih ada 1,4 juta ton, ditambah akan ada hal lain yang diupayakan pemerintah melalui pembicaraan dengan negara di kawasan,” ungkap Airlangga dalam keterangan yang dikutip Minggu (03/09/2023).

Pada Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2023, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (31/08/2023), Presiden Joko Widodo di antaranya menginstruksikan semua elemen menjaga tantangan super El Nino ke depan dengan menjaga cadangan pangan pemerintah (CPP) di pusat maupun daerah.

ADVERTISEMENT

“Bapak Presiden mengingatkan daerah untuk menjaga cadangan pangannya masing-masing,” ujar Airlangga. Salah satu komoditas yang kondisinya butuh perhatian (kritis) adalah beras. Meski begitu, posisi CBP per Agustus 2023 yang mencapai 1,5 juta ton bisa dikatakan relatif aman. “Masih ada sekitar 400-500 ribu ton yang bisa diadakan (impor) sampai akhir tahun. Bapak Presiden menyatakan, BPB dilanjutkan bagi 21,35 juta keluarga penerima manfaat (KPM), beras 10 kilogram (kg) per KPM per bulan, mulai bulan ini,” tutur Airlangga.

Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) Arief Prasetyo Adi menambahkan, BPB tahap kedua yang semula dimulai Oktober-Desember dimajukan menjadi September-November. Dengan adanya intervensi di hilir melalui program BPB tersebut diharapkan bisa berdampak positif ke harga beras.

“Satu-satunya yang bisa mengatasi kenaikan harga pangan adalah intervensi di hilir, selain tentu peningkatan produksi. Per September, BPB diluncurkan lagi dan harapannya pada minggu pertama dapat berimbas ke harga beras di pasaran,” jelas Arief. BPB tahap pertama berkontribusi positif terhadap upaya pengendalian inflasi Juli 2023. Harga beras di pasaran saat ini naik tinggi. Di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), rata-rata harga beras saat ini Rp 12.412 per kg atau lebih tinggi 24% dibanding rata-rata tahun lalu.

Stok Beras Masih Cukup untuk Bantuan Pangan
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso bersama Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi melakukan Grebek Pasar dengan mendatangi Pasar Perumnas Klender, Jakarta, Senin (28/08/2023), guna memantau kelancaran Gerakan SIGAP SPHP atau Siap Jaga Harga Pasar dengan SPHP (operasi pasar) dan memastikan beras SPHP tersedia sepanjang tahun. (Foto : Istimewa)

Bapanas juga mendorong seluruh pihak terkait terus mengakselerasi produksi beras domestik. Selain penyaluran food reserve (CPP), solusi kenaikan harga beras adalah peningkatan produksi dalam negeri. “Saya kemarin melihat daerah sentra produksi yang bersistem irigasi waduk, seperti Karawang dan Rengasdenglok, hampir tidak terganggu El Nino. Artinya, tidak ada kendala di daerah yang terdapat aliran irigasi teknis,” ujar Arief.

Editor: Tri Listiyarini

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia