Jumat, 15 Mei 2026

Kerek Penghasilan Nelayan, Startup Aruna Beberkan Strategi Transformasi Digital

Penulis : Emanuel Kure
7 Sep 2023 | 16:00 WIB
BAGIKAN
Co-Founder & Chief Sustainability Officer Aruna Utari Octavianty (Foto: Dok.PR)
Co-Founder & Chief Sustainability Officer Aruna Utari Octavianty (Foto: Dok.PR)

JAKARTA,investor.id- Aruna, startup yang bergerak di bidang integrated fisheries commerce asal Indonesia membeberkan sejumah strategi transformasi digital, demi mendorong nelayan untuk terhubung ke market secara pasti dan adil. Strategi yang dilakukan adalah dengan menghadirkan sejumlah inovasi teknologi, sehingga memudahkan nelayan terhubung ke market.

Hal itu disampaikan Aruna ketika hadir sebagai pembicara dalam ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF): Implementation of the ASEAN Outlook on the Indo-Pacific pada 5-6 September 2023. AIPF merupakan rangkaian flagship event dari KTT ASEAN ke-43 2023.

Co-Founder & Chief Sustainability Officer Aruna Utari Octavianty mengatakan, Aruna telah berhasil menghubungkan nelayan Indonesia ke pasar global. Inilah yang kemudian menjadi salah satu alasan Aruna hadir sebagai pembicara di AIPF 2023.

ADVERTISEMENT

“Kami betul-betul berkomitmen dan serius untuk menyejahterakan nelayan Indonesia dengan inovasi teknologi yang kami kembangkan. Teknologi kami hanya accessible untuk stakeholder yang berkepentingan saja, di mana teknologi tersebut hadir untuk memudahkan dan mendekatkan nelayan dengan market yang lebih luas," kata Utari dalam keterangan persnya, Kamis (7/9/2023).

Utari menjelaskan, terdapat beberapa teknologi yang Aruna kembangkan. Beberapa di antaranya adalah dashboard yang biasa digunakan untuk mencatat transaksi nelayan Aruna, yakni Aruna Heroes App.

Ada pula Nelayan Aruna App, di mana profil dan program penghargaan apabila nelayan Aruna berhasil mencapai satu target dalam beberapa periode waktu tertentu dicatat. “Aruna berharap, ini menjadi awal yang baik untuk mengenalkan perikanan Indonesia dan peluang membuka kerjasama dengan negara ASEAN tentunya,” ujar Utari.

Lebih lanjut, Utari menjelaskan, transformasi teknologi yang diterapkan pada ekosistem bisnis Aruna bertujuan untuk merevolusi supply chain industri perikanan Indonesia bukan merubah atau memotong sistem yang sudah ada.

Aruna menghadirkan teknologi dengan tujuan untuk menghubungkan nelayan dengan market yang pasti dan adil. Nelayan adalah DNA Aruna dan kini lebih dari 40.0000 Nelayan Aruna yang tersebar di 31 provinsi Indonesia telah menikmati dampak dari kehadiran Aruna.

“Salah satunya adalah peningkatan pemasukan minimal 3 hingga 12 kali dari semula. Selain itu, nelayan Aruna juga telah difasilitasi berbagai fasilitas, seperti KUSUKA, BPJS Ketenagakerjaan, serta akses finansial lainnya,” tegas Utari.

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 8 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 18 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia