Jumat, 15 Mei 2026

Kondisi Global Tidak Menentu, Mendag Zulhas Minta Industri Sawit Rapatkan Barisan

Penulis : Vinnilya Huanggrio
2 Nov 2023 | 22:06 WIB
BAGIKAN
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) memberikan sambutannya secara daring dalam acara Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2023 di Bali International Convention Center (BICC), Kamis (2/11/2023). (B Universe Photo/Vinnilya Huanggrio)
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) memberikan sambutannya secara daring dalam acara Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2023 di Bali International Convention Center (BICC), Kamis (2/11/2023). (B Universe Photo/Vinnilya Huanggrio)

NUSA DUA, investor.id – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) memberikan sambutannya secara daring dalam acara Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2023 di Bali International Convention Center (BICC), Kamis (2/11/2023).

Zulhas menyebut acara IPOC penting bagi para pemangku kebijakan mulai daerah, kota hingga international untuk bertukar pikiran dan berkolaborasi memajukan industri sawit Indonesia sebagai tulang punggung pembangunan ekonomi. Khususnya, di tengah kondisi global saat ini yang tidak menentu.

“Saya sungguh menginginkan posisi strategis industri sawit di Tanah Air dapat berkelanjutan, membuat efek pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, pembangunan pedesaan dan memberikan kesejahteraan ribuan petani sawit dimana pun,” terang Zulhas di BICC, Kamis (2/11/2023).

ADVERTISEMENT

Zulhas menekankan bahwa kolaborasi antara pelaku usaha atau sektor swasta, masyarakat sipil, aparat penegak hukum dan pemerintah sangat diperlukan. Utamanya yakni untuk mendukung pelaku usaha industri sawit dalam menghadapi untuk gempuran-gempuran dari negara-negara yang mendiskreditkan industri kelapa sawit Indonesia.

“Salah satu upayanya, pemerintah sudah meluncurkan bursa berjangka komoditi CPO pada Oktober lalu dan saya berharap dapat menjadi acuan harga crude palm oil,” kata Zulhas.

“Agar mampu bersaing, transparan, akuntabel dan real time. Ini bersifat sukarela. Jika tidak, kita hanya akan terus mengikuti bursa harga CPO Malaysia atau Rotterdam,” lanjutnya.

Adapun Gabungan Pengusaha Kepala Sawit Indonesia (GAPKI) kembali mengadakan Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) ke-19 bertajuk "Enhancing Resiliency Amid Market Uncertainty" di Bali International Convention Center (BICC). IPOC 2023 ini digelar selama tiga hari dari tanggal 1-3 November 2023.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 47 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia