Bulog Percepat Pemasukan 507 Ribu Ton Beras Impor
20 Feb 2024 | 08:14 WIB
JAKARTA, investor.id–Perum Bulog mempercepat pemasukan 507.772,45 ton beras impor dengan memanfaatkan pelabuhan-pelabuhan nonutama, seperti Merak, Cigading, Tanjung Wangi, Kijing, dan Tenau. Beras impor tersebut diperlukan untuk menstabilkan harga di dalam negeri yang kini melambung tinggi, baik melalui operasi pasar (stabilisasi pasokan dan harga pangan/SPHP), bantuan pangan beras (BPB), maupun pengalihan ke skema komersial.
Rerata nasional harga beras medium pada 19 Februari 2024 telah mencapai Rp 14.080 per kilogram (kg), padahal sepanjang Februari 2023 masih Rp 11.760 per kg. Dalam paparan Perum Bulog, BUMN itu menjadwalkan pemasukan beras impor 507.772,45 ton pada Januari-Februari 2024, yakni 325.882,5 ton pada Januari dan 181.889,95 ton di Februari, melalui 17 pelabuhan.

