Jumat, 15 Mei 2026

Waskita Selesaikan 2 Proyek Saluran Air Limbah di Makassar

Penulis : Thresa Sandra Desfika
23 Feb 2024 | 14:17 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) Losari Makassar. Ist
Presiden Joko Widodo meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) Losari Makassar. Ist

JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mendukung program Metropolitan Sanitation Management Investment Project (MSMIP) dengan menyelesaikan pekerjaan proyek pembangunan saluran pembuangan air limbah (sewerage) zona Barat Laut paket B2 dan C2 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Proyek ini merupakan instalasi jaringan pipa pada Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) Losari Makassar yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 22 Februari 2024.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyebut sistem pengolahan air terpusat ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas air baku.

ADVERTISEMENT

“Sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat di Losari ini sangat penting untuk mengelola air limbah cair agar ramah lingkungan dan meningkatkan kualitas air tanah dan air baku,” ucap Presiden Joko Widodo.

Menurut Presiden Joko Widodo, sistem ini juga diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat. Terutama dalam mengatasi pencemaran lingkungan di Kota Makassar.

“Sistem pengeluaran air limbah ini kita butuhkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar memiliki perhatian dan kepedulian bersama-sama mengatasi masalah pencemaran lingkungan di kota Makassar,” ujarnya.

Direktur Operasi II Waskita Karya Dhetik Ariyanto mengatakan, proyek Makassar Sewerage paket B2 dan C2 dibangun sebagai dukungan untuk meningkatkan pelayanan air limbah domestik sistem terpusat pada kawasan perkotaan, dengan tujuan untuk meningkatkan kebutuhan sanitasi dan kesehatan masyarakat. 

“Selain itu dapat menjaga kualitas air tanah dan baku, menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta dapat menjadi sarana edukasi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap isu pencemaran lingkungan di Kota Makassar. Tentunya program IPAL ini sangat baik untuk keberlangsungan ekosistem alam,” ungkap Dhetik.

Sebagai informasi, pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik-Terpusat (SPALD-T) mendapatkan sumber pendanaan dari APBN, dilanjutkan pembangunan IPAL Domestik dan sebagian jaringan perpipaan melalui sumber dana Loan Asian Development Bank (ADB). 

Kemudian pemasangan 74 sambungan rumah bersumber dari APBN dan 24 sambungan komersil dari dana Loan ADB yang selanjutnya diteruskan oleh Pemkot Makassar hingga tercapai target layanan 14.000 sambungan yang terbagi menjadi 8.400 sambungan domestik dan 5.600 sambungan komersil dengan kapasitas air limbah sebesar 16.000 m3/hari.

“IPAL Losari yang berlokasi di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar dibangun di lahan 2,3 hektar dan diharapkan dapat melayani 70.000 jiwa. Untuk saluran pembuangan air limbah sewerage paket B2 sendiri meliputi wilayah 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Mamajang, Mariso dan Makassar. Sementara untuk Sewerage paket C2 meliputi 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Ujung Pandang dan Mariso,” tambah Dhetik.

Dalam pelaksanaannya, secara teknis Proyek Makassar Sewerage paket B2 dan C2 menggunakan metode jacking dengan menggunakan mesin jacking horizontal yang ramah lingkungan dan tidak mengganggu aktifitas lingkungan sekitar mulai dari mengurangi polusi udara, menghindari kerusakan fasilitas dan utilitas di permukaan tanah, mengurangi penurunan tanah akibat penggalian terbuka dan lebih sedikit tanah galian.

“Waskita selalu mendorong pengembangan green construction di setiap proyek di antaranya dengan menggunakan material bangunan yang ramah lingkungan, efisien dalam pemakaian energi, sumber daya dan biaya, melakukan manajemen limbah konstruksi, melakukan uji emisi kendaraan proyek, serta mengukur kadar udara secara berkala. Penerapan green construction ini merupakan salah satu upaya perseroan dalam meningkatkan dan melindungi keragaman ekosistem, memperbaiki kualitas udara, mereduksi limbah serta konservasi sumber daya alam. Hal ini menjadi salah satu bentuk komitmen Waskita terhadap keberlangsungan dan penyelamatan lingkungan serta ekosistem alam,” tutup Dhetik.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 7 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 46 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 50 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia