Jumat, 15 Mei 2026

Data Center Bitera Resmi Beroperasi

Penulis : Abdul Muslim
29 Feb 2024 | 12:06 WIB
BAGIKAN
Pemotongan pita grand launching data center Bitera oleh pengusaha Budi Simin (paling kiri), pengusaha Garibaldi Thohir (kedua dari kiri), CEO Bitera Tedy Harjanto (kedua dari kanan), dan CEO MMS Group Indonesia Sendy Greti (paling kanan). (IST)
Pemotongan pita grand launching data center Bitera oleh pengusaha Budi Simin (paling kiri), pengusaha Garibaldi Thohir (kedua dari kiri), CEO Bitera Tedy Harjanto (kedua dari kanan), dan CEO MMS Group Indonesia Sendy Greti (paling kanan). (IST)

JAKARTA, investor.id - Bitera, perusahaan pusat data (data center) kelas dunia asal Indonesia, telah meresmikan (grand launching) pusat datanya di pusat Kota Jakarta pada Senin (27/2/2024). Kali ini, data center menawarkan kapasitas beban TI kritis sebesar 20 MW dengan kapasitas hingga 4.000 rak dan paling aman.

Peresmiannya dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi pemerintah Indonesia, termasuk Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Kehadiran para pemimpin tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara Pemerintah Indonesia dan sektor swasta guna menciptakan fondasi yang kokoh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

ADVERTISEMENT

Kehadiran data center Bitera pun akan memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat. Sebab, penetrasinya di Indonesia saat ini masih di bawah 1 watt per kapita, jauh dibandingkan negara tetangga seperti Singapura yang mencapai 100 watt per kapita.

“Sebagai perbandingan lain, bahkan, konsumsi rata-rata di Jepang mencapai 10 watt per kapita. Ini menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki banyak ruang untuk berkembang dalam hal infrastruktur data center,” ujar CEO Bitera Tedy Harjanto, dalam pernyataannya di Jakarta.

Pusat data Bitera itu berkelas Tier-III+ dan menyediakan Service Level Agreement (SLA) Five9s. Keandalan dayanya dijamin redundansi 2N yang dipasok dari dua gardu induk yang terdiversifikasi.

Pengakuan atas dedikasi terhadap standar keamanannya pun tercermin dari sertifikasi yang diperoleh seperti ISO 27001 dan Uptime Institute TCCD, dan TCCF yang akan diperoleh Bitera.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia pun menekankan bahwa infrastruktur digital merupakan kebutuhan utama dalam transformasi digital perekonomian Indonesia dan dunia. Karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan infrastruktur digital yang memadai.

“Keberadaan Bitera sebagai pusat data yang dimiliki oleh anak bangsa menjadi tonggak sejarah dalam perjalanan digitalisasi negara kita dan patut kita banggakan,” ungkap Bahlil.

Menurut dia, kehadiran data center Bitera diharapkan mampu memperkuat infrastruktur digital nasional, sehingga mampu mempersiapkan Indonesia untuk dapat bersaing di kancah internasional, serta memberdayakan UMKM dan startup melalui akses teknologi yang canggih.

Ekonomi Digital

Grand Launching pusat data Bitera tersebut pun dinilai sebagai platform yang ideal untuk menunjukkan sinergi antara agenda pemerintah dan sektor swasta untuk membentuk masa depan digital yang solid dan berkelanjutan bagi Indonesia, terutama karena Bitera merupakan perusahaan yang 100% dimiliki oleh orang Indonesia.

CEO MMS Group Indonesia Sendy Greti menambahkan, sejalan dengan potensi besar Indonesia dalam mengembangkan ekonomi digital, MMS Group Indonesia melihat adanya peningkatan signifikan untuk data center.

Bitera pun dipercaya akan memenuhi kebutuhan tersebut dan dapat memegang peran penting dalam mendukung perkembangan ekonomi digital Indonesia. Sebagai afiliasi dari MMS Group Indonesia, Bitera memiliki pandangan yang sama untuk membangun Indonesia yang berkelanjutan.

Pencapaian MMS Group Indonesia dalam memenangkan berbagai penghargaan bergengsi terkait transisi energi berkelanjutan menjadi gambaran kuat atas komitmen mereka terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“Kehadiran Bitera juga sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia melalui kolaborasi dengan sektor swasta," ujar Sendy.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia