Jumat, 15 Mei 2026

Stok Beras Aman, Panen April Diperkirakan 5,5 Juta Ton

Penulis : Mita Amalia Hapsari
24 Apr 2024 | 17:53 WIB
BAGIKAN
Petugas mendata jumlah stok cadangan beras pemerintah di gudang Perum Bulog cabang Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Rabu (24/4/2024). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/Spt)
Petugas mendata jumlah stok cadangan beras pemerintah di gudang Perum Bulog cabang Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Rabu (24/4/2024). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/Spt)

JAKARTA, investor.id – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (24/4/2024) sore. Arief melaporkan kondisi pangan terbaru pascalebaran, mulai dari cadangan beras hingga perkembangan harga beras.

Arief melaporkan bahwa semua kebutuhan bahan pokok strategis dalam kondisi aman dan baik. Khusus untuk beras, Arief melaporkan bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) terkendali dengan stok di atas 1,3 juta ton. Sementara, harga beras disebut cenderung stabil dan turun dari beberapa waktu sebelumnya.

“Justru hari ini Pak Presiden memberikan arahan bahwa untuk harga di tingkat petani, harus dijaga dengan baik, sehingga memerintahkan Badan Pangan Nasional tentunya bersama Bulog untuk melakukan off-take atau serap. Karena bulan April ini panennya setara beras sekitar 5,5 juta ton,” kata Arief seusai bertemu Jokowi.

ADVERTISEMENT

Arief mengatakan Jokowi juga ingin menjaga kisaran harga eceran tertinggi (HET). “Berkaitan dengan harga eceran tertinggi (HET), untuk beras, Pak Presiden berkenan untuk meningkatkan atau menjaga, menetapkan ke depan, mengenai fleksibilitas yang disampaikan beberapa waktu lalu,” kata dia.

Dengan demikian, lanjut Arief, akan ada fleksibilitas harga dari yang semula pada 10-23 Maret 2024, akan diperpanjang hingga 31 Mei 2024.

“Tetapi dengan catatan, Kita juga akan harmonisasi sehingga peraturan badannya akan kita tetapkan. Jadi hampir pasti angkanya untuk beras premium HET-nya ada di Rp 14.900. Khusus yang medium kita akan diskusikan lagi angkanya, kurang lebih sekitar Rp 12.000 sampai Rp 12.500,” imbuh dia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 35 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia