Hilirisasi Sawit Sukses, Porsi Ekspor CPO Tinggal 10%
12 Jun 2024 | 12:30 WIB
JAKARTA, investor.id–Hilirisasi sawit nasional telah berjalan dengan baik. Hal itu tercermin dari porsi ekspor dalam bentuk minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang tinggal 10-11% pada 2023, sedangkan 89-90% lainnya berupa produk olahan. Ke depan, hilirisasi sawit di Tanah Air perlu diarahkan ke fase selanjutnya, yakni porsi ekspor produk akhir yang bernilai jual tinggi lebih dominan, sehingga efek penghiliran ke setoran devisa dan petani makin besar.
Merujuk data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), ekspor minyak sawit nasional 2020 mencapai 33,56 juta ton dengan porsi CPO sebesar 7,17 juta ton (21,36%). Lalu, ekspor minyak sawit Indonesia di 2021 menembus 33,12 juta ton dengan porsi CPO sebanyak 2,48 juta ton (7,49%), 2022 sekitar 31,91 juta ton dengan porsi 3,49 juta ton berupa CPO (10,96%), dan 2023 mencapai 32,22 juta ton dengan porsi 3,26 juta ton berbentuk CPO (10,13%). Di Januari-Februari 2024, ekspor minyak sawit RI sekitar 4,98 juta ton, porsi CPO 520 ribu ton (10,45%).

