Makassar Diguyur Hunian Ala Jepang The Morizen
Jakarta, Investor.id- Pasar properti Makassar, Sulawesi Selatan diguyur rumah tapak ala Jepang, The Morizen.
Hunian besutan PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) dan PT Sumitomo Forestry Indonesia itu menempati salah satu sudut di Summarecon Mutiara Makassar (SMM).
Manajemen Summarecon menyatakan bahwa hunian eksklusif terbaru bergaya Jepang itu ramah lingkungan dengan menekankan pada penghematan energi dan konsumsi air serta bahan material ramah lingkungan.
Hunian The Morizen yang didesain oleh arsitek ternama dari Jepang, Takahiro Fuwa itu dilengkapi smart door lock dan fitur smart home technology lainnya.
“Keunggulan dari desain The Morizen hadir dengan ruang terbuka di setiap bagian tata ruang. Seperti menyajikan Foyer di dekat pintu masuk yang terdiri dari ruang yang terhubung dengan ruang tamu dan ruang makan,” kata Indra W Antono, executive director Summarecon Mutiara Makassar dalam keterangan tertulis kepada Investor Daily, Rabu (12/6/2024).
Dia menjelaskan, hadirnya living room dengan ceiling 6,5 meter berkonsep atrium vertikal juga akan memberikan sudut pemandangan alam yang lebih indah dan hidup lewat sentuhan dinding kaca di sekitarnya. Hunian ini menghadirkan ruang 2 lantai dengan langit-langit terbuka.
“Terdapat juga backyard yang dapat digunakan sebagai area alfresco dining dan outdoor mini pool, serta opsi untuk menata ruang entertainment dan rooftop garden di lantai atas,” kata Indra.
Rumah tapak ini juga menerapkan konsep desain tradisional dari Jepang, Shakkei. Konsep ini dapat dilihat dari desain lanskap yang menggabungkan bagian taman dengan alam sebagai objek latar belakang, sehingga ada kesan seimbang antara rumah dan alam.
Hunian The Morizen memiliki desain fasad yang unik perpaduan antara desain Jepang dengan budaya Indonesia seperti yang terlihat pada bagian atapnya.
Selain itu, klaster ini juga dilengkapi clubhouse yang terdiri atas bagian indoor dan outdoor dengan fasilitas kolam renang, teras, gazebo, dan taman bermain anak, sehingga memberikan kesan nyaman yang selalu diidamkan oleh setiap keluarga.
“Cluster The Morizen di Summarecon Mutiara Makassar ini telah teruji sebagai hunian yang ramah lingkungan dan sustainable karena memiliki sertifikasi EDGE yang dikeluarkan oleh IFC (International Finance Corporation). Yang berarti kami telah menghemat 20% konsumsi energi dan air, serta karbon yang terkandung dalam bangunan jika dibandingkan dengan rata-rata bangunan lainnya. Kami harap kehadiran The Morizen yang mengedepankan nilai keberlanjutan ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Makassar,” tutur Toyosada Shima, direktur PT Sumitomo Forestry Indonesia.
The Morizen lahir dari pengembangan kawasan hunian yang berpusat pada konsep ‘Mori’ menggambarkan sebuah rumah yang dibangun berdasarkan kehidupan pohon di hutan dengan kayu sebagai elemen utamanya, dan ‘Zen’ dari sebuah konsep kehidupan yang berfokus untuk menghargai alam dengan harapan dapat menuntun hidup pada kedamaian dan keharmonisan.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler




