Jumat, 15 Mei 2026

Mentan Amran: Pompanisasi Jadi Solusi Cepat Atasi Masalah Kekeringan

Penulis : Wawan Kurniawan
15 Aug 2024 | 15:48 WIB
BAGIKAN
Seorang petani mengawasi pendistribusian air menggunakan mesin pompa untuk lahan sawah tadah hujan di Desa Keureuweung, kecamatan Cot Glie, Aceh Besar, Aceh, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Ampelsa/nym)
Seorang petani mengawasi pendistribusian air menggunakan mesin pompa untuk lahan sawah tadah hujan di Desa Keureuweung, kecamatan Cot Glie, Aceh Besar, Aceh, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Ampelsa/nym)

TANGERANG, investor.id – Kementarian Pertanian (Kementan) menjalankan program pompanisasi dalam rangka mengatasi masalah kekeringan yang mengakibatkan gagal panen.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, program pompanisasi merupakan solusi cepat untuk mengatasi masalah kekeringan yang masih terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

Dalam program pompanisasi tersebut, Kementan sudah mendistribusikan puluhan ribu bantuan mesin pompa air kepada para petani. Harapannya, bantuan mesin pompa air bisa mencegah terjadinya gagal panen.

ADVERTISEMENT

“Solusi cepat untuk mitigasi kekeringan adalah pompanisasi. Pompanisasi sudah kami persiapkan sejak lima bulan lalu,” ujarnya di sela-sela kegiatan lomba menyambut kemerdekaan di kantor Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Mekanisasi Pertanian, di Kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (15/08/2024).

Mentan Amran: Pompanisasi Jadi Solusi Cepat Atasi Masalah Kekeringan
Peta jalan menuju swasembada dan lumbung pangan dunia. (Ilustrasi: Investor Daily)

Amran menyebut, menurut data Survei Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS) produksi pangan nasional pada bulan Agustus hingga September 2024 akan mengalami peningkatan hingga mencapai 2,96 ton.

Alhamdulillah kami melihat produksi pangan selama 5 tahun atau 10 tahun terakhir itu tertinggi. Kita boleh cek data di BPS, karena sekarang tidak ada data yang dikeluarkan Kementan,” pungkasnya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia