Kamis, 14 Mei 2026

Petani di Boyolali Didorong Panen Tiga Kali Setahun

Penulis : Joko Laksono
15 Aug 2024 | 17:06 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono melakukan kunjungan kerja pada program pompanisasi di Desa Jeron, Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah, pada Kamis (15/8/2024). (B-Universe Photo/Joko Laksono).
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono melakukan kunjungan kerja pada program pompanisasi di Desa Jeron, Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah, pada Kamis (15/8/2024). (B-Universe Photo/Joko Laksono).

BOYOLALI, investor.id – Para petani di wilayah Boyolali didorong untuk bisa panen dari satu kali menjadi tiga kali dalam setahun. Upaya mendorong produktivitas petani ini dilakukan pemerintah melalui program pompanisasi.

“Kami mendorong para petani ini dapat menanam tiga kali dalam setahun. Jadi sehabis panen langsung ditanami, kalau perlu dalam satu tahun tersebut tersisa waktu tanam,”jelas Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Desa Jeron, Kecamatan Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah, pada Kamis (15/8/2024).

Sudaryono berjanji akan memberikan bantuan satu pompa air terhadap setiap kelompok tani (poktan) di Boyolali. Langkah tersebut menjadi solusi cepat bagi petani untuk meningkatkan produktivitas khususnya kala memasuki musim kemarau.

ADVERTISEMENT

“Kami mengecek program pompanisasi dan di Boyolali ini sudah cukup baik yakni 77% dari target areal tanam. Kemudian lahan lahan kering yang tadinya panen satu kali ditingkatkan menjadi dua dan kini menjadi tiga kali,” ujar Sudaryono.

Menurut dia, semangat para petani dalam melakukan cocok tanam tidak boleh dikhianati. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen terus memberi dukungan kepada para petani melalui program-program yang relevan secara langsung.

Petani di Boyolali Didorong Panen Tiga Kali Setahun
Peta jalan menuju swasembada dan lumbung pangan dunia. (Ilustrasi: Investor Daily)

“Kita harus memberikan support para petani. Para petani tidak boleh dikhianati, mereka harus kita support dan diberikan program program yang menyasar pada pertanian,”ujar Sudaryono.

Dia menilai, program pompanisasi tersebut sudah berjalan dengan baik setelah meninjau langsung ke sejumlah lahan sawah para petani. Bahkan, pengecekan program pompanisasi tidak hanya di Boyolali saja, namun juga di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk wilayah Medan dan Aceh.

Sudaryono yang belum genap sebulan menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian ini turut mendengarkan aspirasi dari para petani terkait kelangkaan pupuk. Menurut dia, stok pupuk sebenarnya masih memadai, namun masih ada masalah yang ditemui antara distributor dan pengecer.

“Makanya saya berpesan kepada para petani untuk segera menggunakan pupuknya. Pupuk tetap ada di pengecer dan coba cari bibit padi yang bagus, pokoknya harus cepat masa tanamnya,”pungkas Sudaryono.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 56 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia