Jumat, 15 Mei 2026

INA dan GL Capital Berkomitmen Memajukan Industri Kesehatan RI

Penulis : Happy Amanda Amalia
12 Sep 2024 | 07:59 WIB
BAGIKAN
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (kedua dari kiri) menghadiri diskusi "Southeast Asia - China Healthcare Summit". (Istimewa)
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (kedua dari kiri) menghadiri diskusi "Southeast Asia - China Healthcare Summit". (Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Indonesia Investment Authority (INA) dan GL Capital, perusahaan ekuitas asal China, menyampaikan komitmennya untuk memajukan industri kesehatan di Indonesia dengan memberikan dukungan terhadap para mitra dan perusahaan di dalam negeri.

Dukungan tersebut ditunjukkan dengan menghadirkan lebih dari 20 pimpinan dan CEO asal Negeri Tirai Bambu pada “Southeast Asia - China Healthcare Summit”. Dalam pertemuan puncak ini, mereka juga dihubungkan secara strategis dengan lebih dari 15 perusahaan kesehatan Indonesia dan Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) untuk melakukan diskusi mendalam tentang bagaimana memulai investasi di Indonesia.

Ketua Dewan Direktur INA Ridha Wirakusumah mengungkapkan, layanan kesehatan merupakan bagian tak terpisahkan dari inisiatif strategisnya. Oleh karena itu INA optimistis bahwa hasil diskusi bersama GL Capital dan berbagai perusahaan kesehatan terkemuka di China, juga Indonesia akan menjadi dasar bagi kolaborasi masa depan yang bertujuan meningkatkan inovasi dan akses kesehatan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

“Acara ini selaras dengan strategi kami yang lebih luas, untuk melibatkan mitra global dalam menangani tantangan kesehatan di Indonesia. Kami bertujuan menjadi mitra lokal yang mengintegrasikan keahlian global dengan wawasan kami, mendorong kemitraan yang tidak hanya melintasi batas negara, tetapi juga mendorong pengembangan sektor kesehatan yang berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.

Sebagai informasi, portofolio INA mencakup manufaktur farmasi, distribusi, rumah sakit, apotek, klinik, dan laboratorium diagnostic.

Mengutip dari keterangan pers, pertemuan yang berlangsung pada 5-6 September 2024 turut dihadiri Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Sadikin, Tenaga Ahli Bidang Transformasi Layanan Kesehatan Aristo Setiawidjaja dan Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Lucia Rizka Andalusia yang memberikan pemaparan tentang industri kesehatan Indonesia, regulasi, dan inovasi di masa depan.

Ada pun isi presentasi ketiganya menekankan potensi besar dari peluang investasi kesehatan di Indonesia yang ditunjang oleh transformasi kesehatan nasional, pentingnya memperkuat ketahanan kesehatan nasional dengan mendirikan fasilitas manufaktur lokal, serta bagaimana perusahaan kesehatan dan investor dari China, juga Indonesia dapat berkolaborasi memulai misi tersebut.

Chairman dan Pendiri GL Capital Jeffrey Li menyampaikan bahwa rangkaian acara selama dua hari menjadi awal dari kolaborasi kuat antara Indonesia dan China di sektor kesehatan.

“GL Capital akan bekerja sama dengan INA untuk mendukung para mitra dan perusahaan portofolio kami dalam mewujudkan komitmen kami untuk memajukan industri kesehatan di Indonesia,” tutur dia.

Sementara itu, Quan Ji, chairman Zybio – sebuah perusahaan diagnostik in vitro di China – mengaku terkesan dengan antusiasme peserta dan para pemimpin untuk mengembangkan masa depan industri kesehatan Indonesia. Ia menambahkan telah memiliki aktivitas dan tim di Indonesia serta sedang mempertimbangkan untuk berekspansi.

Tercatat delegasi yang hadir berasal dari perusahaan-perusahaan bidang farmasi, perangkat medis, nutrasetikal dan diagnostik in vitro. Perusahaan-perushaan ini diklaim memiliki pendapatan gabungan lebih dari US$ 13 miliar, dan nilai total valuasi perusahaan lebih dari US$ 40 miliar.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia