Sabtu, 4 April 2026

Menteri Rosan Roeslani: IDRT sebagai Ruang Dialog Strategis Antara Pemerintah dan Masyarakat

Penulis : Maria Gabrielle Putrinda
3 Des 2024 | 15:45 WIB
BAGIKAN
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani di acara Investor Daily Round Table (IDRT) yang dipandu langsung Executive Chairman B Universe Enggartiasto Lukita.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani di acara Investor Daily Round Table (IDRT) yang dipandu langsung Executive Chairman B Universe Enggartiasto Lukita.

JAKARTA, investor.id- Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama B Universe melalui Investor Daily menggelar Investor Daily Round Table (IDRT) di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Jumat (29/11/2024) pagi. Acara ini menghadirkan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, dan dipandu oleh Executive Chairman B Universe, Enggartiasto Lukita.

IDRT kali ini mengusung tema “Strategi Mendatangkan Investasi Berteknologi Tinggi” dan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 10.15 WIB. Dalam sambutannya, Menteri Rosan Roeslani menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, IDRT menjadi ruang yang penting untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat.

“Acara ini tentunya memberikan suatu edukasi dan pemaparan kepada masyarakat secara keseluruhan. Sehingga engagement dengan pemerintah ini akan menjadi lebih baik,” ujar Menteri Rosan usai acara.

Advertisement

Selain itu, Rosan menambahkan bahwa IDRT juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk menerima masukan dari berbagai pihak guna menyempurnakan program-program yang telah direncanakan.

“Kita juga bisa secara bersamaan menerima masukkan. Sehingga nanti program yang kita ingin jalankan itu menjadi lebih baik tentunya ke depannya,” jelasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Executive Chairman B Universe, Enggartiasto Lukita, menjelaskan bahwa investasi memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, yaitu hampir 28% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ia juga menyoroti hasil positif dari perjalanan mendampingi Presiden yang berhasil menarik komitmen investasi signifikan dalam waktu singkat.

Namun, Enggartiasto juga menyoroti tiga kendala utama yang dihadapi Indonesia sebagai negara tujuan investasi. Pertama, mengenai kepastian usaha dan perizinan. Kedua, tentang kurangnya sumber daya manusia yang kompeten. Terakhir, terus menurutnya daya beli masyarakat.

“Kalau daya beli masyarakat ini terus tergerus, apalagi dengan polemik yang belum ada keputusan mengenai pemberlakuan PPN 12%, maka itu akan menjadi persoalan tersendiri,” ungkapnya.

Ia menegaskan, jika ketiga kendala ini tidak segera diatasi, target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan Presiden Prabowo akan sulit tercapai. Namun, ia tetap optimistis bahwa langkah-langkah strategis yang disiapkan pemerintah akan membawa solusi yang diharapkan.

“Saya meyakini langkah-langkah ke depan yang diambil oleh Bapak Presiden dan pemerintah akan bisa mengatasi semua ini. Di sinilah IDRT menghadirkan Bapak Rosan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, untuk memberikan gambaran yang memberikan harapan,” tutupnya.

Editor: Gesa Vitara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 3 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 45 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 55 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 2 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 2 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia