Jumat, 15 Mei 2026

Perdagangan Malaysia dan Indonesia Terus Ditingkatkan Melalui Platform Belanja Online

Penulis : Imam Suhartadi
10 Des 2024 | 08:40 WIB
BAGIKAN
Pemandangan cakrawala kota termasuk landmark Malaysia Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia 3 Februari 2023. REUTERS/Hasnoor Hussain
Pemandangan cakrawala kota termasuk landmark Malaysia Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia 3 Februari 2023. REUTERS/Hasnoor Hussain

JAKARTA, investor.id Perdagangan antara Indonesia dan Malaysia terus meningkat tiap tahunnya. Perdagangan Malaysia-Indonesia umumnya terkait kimia, petrokimia, sawit dan produk terkait.

Ekspor Malaysia naik 12,1 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 129,16 miliar ringgit pada Agustus 2024, ditopang oleh pengiriman yang lebih tinggi ke semua mitra dagang utama.

Kementerian Investasi, Perdagangan dan Perindustrian Malaysia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ekspor ke semua mitra dagang utama, yaitu Asean , China, Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa, mencatatkan ekspansi.

ADVERTISEMENT

Pertumbuhan ekspor terutama didorong oleh peningkatan permintaan untuk produk E&E, minyak kelapa sawit dan produk pertanian berbasis minyak kelapa sawit, mesin, peralatan dan suku cadang serta peralatan optik dan ilmiah.

Selain itu, ekspor barang-barang manufaktur tumbuh secara signifikan dengan ekspansi dua digit.

Secara keseluruhan, perdagangan Malaysia meningkat 18,6 persen (yoy) menjadi 252,65 miliar ringgit pada Agustus. Sementara impornya meningkat 26,2 persen menjadi 123,49 miliar ringgit.

Untuk meningkatkan perdagangan antara Malaysia dan Indonesia, platform belanja daring PGMall Indonesia melakukan kolaborasi bersama dengan Matrade (Malaysia External Trade Development Corporation) untuk memperluas pangsa pasar internasional, termasuk di Indonesia. Kerja sama strategis ini juga untuk meningkatkan akses berbagai produk Malaysia keluar negeri.

Sebagai platform yang terus berkembang, PGMall Indonesia berkomitmen untuk membantu pelaku usaha Malaysia menjangkau konsumen di luar negeri, termasuk Indonesia.

Diluncurkan pada tahun 2019, PGMall menjadi katalisator pertumbuhan produk lokal di pasar domestik. Dengan visi untuk mempromosikan produk-produk lokal kepada konsumen dalam negeri, PGMall berhasil membangun ekosistem yang mendukung penjual lokal.

Hingga kini, PGMall telah berhasil merangkul lebih dari 2.113 penjual lokal dan menarik lebih dari 9.500 pengguna aktif.

Platform ini menawarkan pilihan produk yang sangat beragam dengan 897.082 SKU (Stock Keeping Units) yang mencakup 14 kategori. Di antaranya rumah & gaya hidup, perlengkapan rumah tangga, serta fashion.

Ketiga kategori ini menjadi segmen terbesar, menandakan tingginya permintaan terhadap kebutuhan sehari-hari dan gaya hidup.  

"Dalam beberapa tahun terakhir, PGMall mencatat peningkatan lalu lintas yang signifikan. Berdasarkan data SimilarWeb, strategi promosi digital dan kolaborasi dengan berbagai platform sosial seperti TikTok berhasil meningkatkan popularitas PGMall, terutama di kalangan anak muda," kata Chief Operating Officer PGMall Indonesia, Jerry Ng dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Diketahui, PGMall Indonesia, sebuah platform belanja online berbasis e-commerce, hadir dengan konsep ConsuMerchant. Konsep inovatif ini memberikan keuntungan unik kepada konsumen, yang tidak hanya bertindak sebagai pembeli tetapi juga mendapatkan cashback dari pembelian pribadi dan pembelian orang lain yang mendaftar melalui tautan referensi mereka.

Inisiatif ini tidak hanya mendorong aktivitas belanja, tetapi juga memotivasi pengguna untuk terlibat secara aktif dalam mempromosikan platform.

Sebagai platform yang terus berkembang, PGMall Indonesia berkomitmen untuk membantu pelaku usaha Malaysia menjangkau konsumen di luar negeri, termasuk Indonesia.

Sementara itu, Matrade, sebagai agensi perdagangan luar negeri Malaysia, memainkan peran penting dalam mendukung ekspor produk Malaysia. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi produk Malaysia di pasar internasional, khususnya melalui platform e-commerce.

Kolaborasi ini, bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan akses produk Malaysia di Indonesia, Kolaborasi ini juga mendukung pelaku usaha Malaysia untuk menembus persaingan e-commerce yang semakin kompetitif.

Jerry Ng optimistis terhadap potensi kerja sama ini. “Kami melihat peluang besar untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Malaysia kepada konsumen Indonesia, sekaligus mempererat hubungan perdagangan antara kedua negara,” ungkapnya.

Kolaborasi ini menawarkan berbagai keuntungan bagi konsumen. Promosi menarik seperti diskon hingga 50 persen dan subsidi pengiriman menjadi daya tarik utama.

Produk-produk populer seperti Kopi Aik Cheong dan biskuit sehat Julie’s kini lebih mudah diakses melalui platform PGMall. "Bahkan, beberapa produk dikirim langsung dari Malaysia untuk memastikan pengalaman belanja yang autentik," jelasnya. 

Dengan platform online, akses lebih mudah untuk mendapatkan produk-produk unggulan dari Malaysia tanpa harus bepergian ke negeri jiran. Inovasi di dunia digital membuka peluang bagi masyarakat untuk berbelanja produk internasional dengan cepat dan praktis, langsung dari rumah.

Platform belanja online PGMall menjadi salah satu pilihan yang menghadirkan berbagai produk khas Malaysia, mulai dari makanan, minuman, pakaian, hingga kebutuhan rumah tangga. "Kehadiran platform ini memudahkan konsumen untuk memenuhi kebutuhan mereka tanpa harus menempuh perjalanan lintas negara yang memakan waktu dan biaya," tutur Jerry.

PGMall juga menghadirkan berbagai penawaran menarik yang dapat diakses secara berkala. Diskon, promo spesial, hingga cashback menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengguna platform ini. Dengan pengiriman yang efisien dan sistem pembayaran yang terintegrasi, PGMall memastikan pengalaman berbelanja menjadi lebih menyenangkan.  

Melalui platform tersebut, lanjut dia, konsumen tidak hanya dapat memilih produk, tetapi juga memanfaatkan berbagai promo yang tersedia untuk berbelanja lebih hemat. "Ini langkah besar dalam mempermudah masyarakat mengakses produk internasional," tutup Jerry.

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 42 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 52 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia