Penerapan ESG yang Konsisten Akan Mendukung Kelanjutan Bisnis
JAKARTA, investor.id - Environmental, Social, and Governance (ESG) telah menjadi perhatian utama dalam dunia bisnis. ESG kini dianggap bukan hanya sebagai tambahan, tetapi sebagai fondasi strategis untuk keberlanjutan bisnis di era modern.
Menurut survei Morningstar 2023, lebih dari 70% investor institusional memasukkan kinerja ESG sebagai kriteria utama dalam pengambilan keputusan investasi. Melalui penerapan ESG yang konsisten, maka dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan keberlanjutan bisnis.
Praktik ESG yang kuat dapat membawa dampak positif yang signifikan pada reputasi dan kepercayaan publik suatu perusahaan. Dengan memprioritaskan isu-isu lingkungan, seperti pengurangan emisi karbon atau pengelolaan limbah, perusahaan dapat memperoleh reputasi sebagai pelopor dalam keberlanjutan lingkungan. Hal ini dapat meningkatkan citra perusahaan di mata konsumen dan mendorong loyalitas merek.
Selain itu, dengan memperhatikan aspek sosial, seperti kesejahteraan karyawan, kesetaraan, dan inklusi, perusahaan dapat memperkuat ikatan dengan komunitas lokal dan mengurangi risiko reputasi yang berkaitan dengan masalah-masalah sosial.
Lebih lanjut, praktik tata kelola perusahaan yang baik juga merupakan bagian integral dari ESG. Transparansi, akuntabilitas, dan etika dalam pengelolaan bisnis dapat meningkatkan kepercayaan publik dan mengurangi risiko hukum dan reputasi. Investor dan pelanggan cenderung lebih percaya dan ingin terlibat dengan perusahaan yang memiliki praktik tata kelola yang kuat.
Diketahui, PT ABM Investama Tbk (ABMM) meluncurkan buku terkait Sustainability Program bertajuk “ABM dan Sepenggal Kisah Pembelajaran”.
Buku ini menjadi refleksi atas berbagai inisiatif keberlanjutan yang dijalankan sepanjang 2024 dan menjadi panduan strategis untuk mendukung program keberlanjutan nasional.
"Melalui penerapan ESG yang konsisten, kami percaya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan keberlanjutan bisnis. Buku ini merupakan refleksi dari perjalanan kami dalam mengembangkan program-program Sustainability hingga 2024," ujar Andi, sapaan akrab Achmad Ananda Djajanegara, Direktur Utama PT ABM Investama Tbk dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (19/12/2024).
Andi menyatakan bahwa buku ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang semakin kompleks.
“Kita hidup di era di mana kompleksitas sosial, ekonomi, dan lingkungan semakin terjalin erat. Perubahan tidak lagi bisa dihadapi dengan solusi parsial, tetapi menuntut cara berpikir yang menyeluruh dan kolaboratif,” ujarnya.
Buku ini merangkum sejumlah Sustainability Program unggulan ABMM, mulai dari penanganan stunting, pendidikan, kesehatan, rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), hingga pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal melalui program BUMDes di wilayah operasional perusahaan dan entitas usahanya, seperti di DKI Jakarta, Surabaya, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur hingga Papua.
Program-program ini tidak hanya dirancang untuk menjawab tantangan individu atau sektoral, tetapi juga untuk memahami masalah sebagai bagian dari sistem yang lebih luas, melibatkan interaksi antara manusia, lingkungan, dan kebijakan.
Buku ini tidak hanya menceritakan keberhasilan program, tetapi juga menghadirkan pembelajaran berharga yang dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya.
"Melalui penerapan ESG yang konsisten, kami percaya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan keberlanjutan bisnis. Buku ini merupakan refleksi dari perjalanan kami dalam mengembangkan program-program Sustainability hingga 2024," ujar Andi.
Sebagai contoh, program rehabilitasi mangrove dan DAS yang dilakukan oleh ABMM tidak hanya bertujuan memperbaiki ekosistem, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat melalui pengembangan ekowisata dan usaha mikro berbasis lingkungan.
Selain itu, melalui integrasi pendidikan dan keterampilan dalam berbagai programnya, ABMM memastikan kontribusi jangka panjang terhadap pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi.
“Melalui buku ini, kami ingin menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang tanggung jawab sosial, tetapi juga tentang menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan,” jelas Andi.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






