Jumat, 15 Mei 2026

ExxonMobil (EMLI) Dukung Keberlanjutan Industri Manufaktur RI

Penulis : Happy Amanda Amalia
20 Des 2024 | 14:20 WIB
BAGIKAN
Presiden Direktur PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, Syah Reza melihat lini produk pelumas MachineXT. (Istimewa)
Presiden Direktur PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, Syah Reza melihat lini produk pelumas MachineXT. (Istimewa)

Jakarta, investor.id – PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) berkomitmen mendukung industri manufaktur Indonesia dengan menghadirkan produk-produk pelumas khusus manufaktur. Rangkaian pelumas inovatif ini diklaim memberikan perlindungan dan membantu kinerja mesin tetap presisi, efisien, dan produktif. sehingga berkontribusi pada peningkatan daya saing bisnis.

Presiden Direktur PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, Syah Reza mengaku memahami tantangan yang terjadi sektor manufaktur Indonesia, dan mengambil peluang tersebut untuk memberikan solusi holistik.

“ExxonMobil berkomitmen menjadi mitra bisnis strategis bagi para pelaku industri di sektor manufaktur Indonesia, dengan menghadirkan pelumas berkualitas tinggi serta layanan ahli yang memberikan pelayanan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan produktivitas di sektor manufaktur,” ujar dia.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia didorong oleh aktivitas ekonomi yang terjaga, salah satunya sektor industri manufaktur. Sektor ini tercatat menyumbang 19,02% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada kuartal III-2024. Sementara secara year-on-year (yoy), sektor industri manufaktur tumbuh sebesar 4,72%, yang mana hal ini membuktikan ketahanan industri nasional.

Untuk mempertahankan momentum pertumbuhan di tengah tantangan industri global, pelaku industri membutuhkan solusi pelumasan yang tepat dan efisien. Solusi pelumasan inovatif dapat membantu meningkatkan operasional, efisiensi, dan produktivitas mesin, sehingga dapat mendukung daya saing dan keberlanjutan bisnis.

Dalam ajang "Manufacturing Indonesia 2024", Reza  mengungkapkan bahwa ExxonMobil telah bekerja sama dengan para pelaku industri untuk menyediakan solusi pelumasan yang dirancang khusus sesuai kebutuhan mesin industri. Produk-produk, seperti pelumas slideway, pelumas hidrolik, pelumas spindel, dan cutting oil pun sudah mendapatkan persetujuan dari produsen mesin, seperti Haas Automation, ENGEL, dan Sumitomo.

Di antara inovasi pelumas yang dirancang khusus untuk sektor manufaktur Indonesia, lanjut Reza, adalah Mobil Vactra Oil Numbered Series, pelumas slideway (lincir) untuk memenuhi persyaratan akurasi, daya pisah pelumas dengan water soluble cutting fluid (coolant) dan perlindungan komponen alat mesin presisi.

“Kolaborasi pelumas dan layanan ExxonMobil terbukti meningkatkan efisiensi mesin di salah satu pabrik spare part otomotif di Jawa Barat. Perusahaan ini dapat  meningkatkan penghematan biaya perawatan sebesar US$ 5.000 per tahun dengan pelumas Mobil Vactra Series No. 2,” kata dia

Ada pula Mobilcut Series, pelumas yang dapat dicampur air dan digunakan untuk  bekerja di berbagai tingkatan kesadahan air, serta menawarkan potensi pembusaan rendah dan perlindungan korosi jangka panjang pada peralatan komponen mesin, juga benda kerja. Sementara pelumas Mobil DTE 10 Excel Series, dirancang mengurangi gesekan dan meningkatkan efisiensi energi hingga 6%.

Pada Mobil SHC Cibus Series, jenis pelumas sintetik high-performance ini umumnya digunakan pada mesin hidrolik, kompresor dan roda gigi serta meningkatkan masa pakai pelumas pada industri pengolahan dan pengemasan makanan dan minuman. Untuk industri gemuk, EMLI merilis Mobilgrease XHP 222 yang dapat digunakan di berbagai industri seperti, otomotif, konstruksi, dan perkapalan.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 25 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia