Jumat, 15 Mei 2026

Reforestasi di Kota Jambi Mendukung Program Mitigasi Krisis Iklim KLHK

Penulis : Imam Suhartadi
10 Jan 2025 | 09:59 WIB
BAGIKAN
llustrasi Reforestasi
llustrasi Reforestasi

JAKARTA, investor.id - Kegiatan reforestasi mendukung program mitigasi krisis iklim yang  dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yaitu komitmen Forest and  Other Land Uses (FOLU) Net Sink 2030.

Inisiatif ini bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara  dengan emisi karbon yang lebih rendah melalui reforestasi di tiga wilayah prioritas, salah satunya  Pulau Sumatra termasuk di  Kota Jambi.

Reforestasi di Kota Jambi tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih sehat  bagi warganya, tetapi juga berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan di Pulau Sumatra secara  keseluruhan.

ADVERTISEMENT

Sebagai informasi, dalam FoLU Net Sink 2030, Pemerintah Indonesia sudah menyiapkan beberapa strategi, di antaranya, restorasi rawa gambut 2 juta hektare hingga 2030, reforestasi, menggenjot pengelolaan hutan lestari melalui perizinan berusaha, hingga mencegah deforestasi dan degradasi lahan dan hutan.

Pada 2030, pengunaan kawasan hutan maupun lahan lainnya akan menghasilkan emisi sebanyak 714 juta ton setara CO2. Pembangunan rendah karbon akan mengurangkan emisi sebanyak 17,2% dalam skenario penurunan emisi 29% dan 24,5% dalam skenario 41%.

Indonesia mengajukan proposal penurunan emisi melalui dua cara, yakni 29% dengan usaha sendiri dan 41% dengan bantuan internasional. Semua persentase itu mengacu pada produksi emisi nasional pada 2030 sebanyak 2,869 miliar ton setara CO2. Sebagai ilustrasi, emisi sebanyak ini setara dengan emisi yang dihasilkan 900 juta mobil yang berjalan 19.000 kilometer selama setahun.

Untuk mendukung penghijauan di Kota Jambi,  PT Taspen (Persero) kembali menunjukkan komitmen untuk menjaga  kelestarian lingkungan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penanaman 600 bibit pohon di Ruang Terbuka Hijau (RTH)  Kota Jambi, Provinsi Jambi pada Jumat (27/12/2024).

Langkah ini bertujuan untuk  meningkatkan jumlah ruang hijau di Kota Jambi, yang dapat menyerap karbon dioksida dan  menghasilkan oksigen, serta mengurangi polusi udara.

“Dalam jangka panjang, penanaman pohon ini  juga diharapkan dapat mencegah erosi tanah, mengurangi risiko banjir di daerah tersebut, dan  meningkatkan keanekaragaman hayati di kawasan perkotaan,” kata Corporate Secretary Taspen, Henra dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (10/1/2025).

Kegiatan penanaman pohon ini dihadiri  oleh Direktur Operasional TASPEN, Ariyandi, Gubernur Jambi, Al Haris, serta jajaran Forum Koordinasi  Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi. 

Corporate Secretary Taspen, Henra, menjelaskan, kegiatan penanaman pohon ini merupakan  bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Taspen.

Wilayah Jambi dipilih  karena merupakan salah satu target penghijauan di Pulau Sumatra pada tahun 2024. Inisiatif ini selaras  dengan arahan Kementerian BUMN melalui Menteri BUMN, Erick Thohir, yang menyatakan bahwa  penanaman pohon adalah langkah konkret untuk mengurangi polusi dan menjaga keberlanjutan  lingkungan hidup.

Diharapkan penanaman 600 bibit pohon ini dapat memberikan manfaat bagi  masyarakat Kota Jambi secara jangka panjang sehingga dapat menciptakan ekosistem yang lebih  sehat untuk flora, fauna, dan manusia.

Penanaman pohon di Kota Jambi ini menguatkan peran Taspen dalam mendukung agenda  pembangunan berkelanjutan. Sepanjang tahun 2024, Taspen telah menyalurkan bantuan penanaman  pohon di beberapa kota, antara lain Jambi, Madiun, Gorontalo, Jakarta, dan Purwokerto.

Kegiatan ini  menjadi bukti nyata sinergi antara Taspen, Pemerintah Daerah, dan para pemangku kepentingan  dalam menjaga lingkungan hidup serta memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui  berbagai program sosial dan lingkungan.`

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia