Jumat, 15 Mei 2026

Astra (ASII) Masih Dominan

Penulis : Muawwan Daelami
14 Jan 2025 | 16:46 WIB
BAGIKAN
PT Astra International Tbk (ASII). (Foto: Astra)
PT Astra International Tbk (ASII). (Foto: Astra)

JAKARTA, investor.id –PT Astra International Tbk (ASII) mempertahankan dominasi pasar penjualan mobil dengan mencatatkan penjualan total 482.964 unit sepanjang 2024, turun 13,8% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 560.717 unit.

Walau turun, ASII atau Grup Astra tetap mendominasi dengan pangsa pasar sebanyak 56% dari penjualan mobil nasional secara grosir (wholesale) di sepanjang 2024 yang mencapai 865.723 unit dan 74% di pangsa pasar LCGC.

Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto mengapresiasi seluruh masyarakat Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada Astra. Dirinya berharap, pada 2025 akan ada berbagai katalis positif yang mampu menjaga daya beli masyarakat sehingga dapat mendorong pertumbuhan penjualan otomotif nasional.

ADVERTISEMENT

“Kami juga berharap, agar dapat terus mempertahankan posisi pangsa pasar kami,” jelas Boy dalam keterangan resminya dikutip, Selasa (14/1/2025).

Berdasarkan data penjualan yang diterima, ASII membukukan penjualan mobil sejumlah 42.158 unit pada Desember 2024, lebih tinggi ketimbang penjalan mobil pada bulan sebelumnya yang sebanyak 39.408 unit.

Penjualan mobil Astra pada Desember 2024 didominasi oleh mobil merek Toyota + Lexus dengan kontribusi sebanyak 26.823 unit. Disusul merek Daihatsu dengan angka penjualan sebanyak 13.057 unit, Isuzu sebanyak 13.057 unit, UD Truck sebanyak 2,157 unit, dan Peugeot sebanyak 121 unit.

Penurunan penjualan juga dialami Astra pada kendaraan jenis Low Cost Green Car (LCGC). Sepanjang 2024, penjualan LCGC Astra mencapai total 131.328 unit, lebih kecil daripada tahun buku 2023 yang mencapai total 151.913 unit, sehingga total penjualan mobil LCGC sepanjang 2024 pun tergerus menjadi 176.766 unit dari sebelumnya 204.705 unit.

Namun, jika dihitung secara bulanan, penjualan LCGC Astra mengalami pertumbuhan cukup lumayan dari 8.794 unit pada November 2024, menjadi 10.392 unit pada Desember 2025. Di pasar kendaraan LCGC, emiten dengan kode saham ASII tersebut juga konsisten menjadi pemimpin pasar dengan menguasai market share sebanyak 74%.

Nasib penurunan penjualan juga terjadi pada mobil non-Astra. Tercatat, penjualan mobil non-Astra sepanjang 2024 mencapai 382.759 unit, terpangkas daripada penjualan mobil non-Astra pada 2023 yang mencapai 445.085 unit.

Di luar Astra, penjualan Mitsubishi memimpin dengan penjualan sebanyak 99.938 unit pada 2024. Berikutnya Honda sebanyak 94.742 unit, Suzuki sebanyak 66.809 unit, Hyundai sebanyak 22.361 unit, Wuling sebanyak 21.923 unit, Chery sebanyak 9.191 unit, BYD sebanyak 15.429 unit, dan lainnya sebanyak 52.366 unit sepanjang 2024.

  

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 12 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia