India Buka Keran Ekspor Gula, Usai Indonesia Umumkan Setop Impor Gula
MUMBAI, investor.id – India dikabarkan kembali membuka keran ekspor gula sebanyak 1 juta ton, setelah tak mengizinkan ekspor pada periode 2023-2024. Salah satu pasar tujuan ekspor terbesarnya yaitu Indonesia telah mengumumkan untuk mengimpor gula pada tahun ini.
Mengacu laporan Reuters pada Minggu (19/1/2025), sumber dari pemerintah dan industri India mengatakan bahwa keputusan untuk kembali membuka keran ekspor didasarkan karena India tengah dilanda surplus stok gula. Kabar ini juga yang selanjutnya membuat harga gula lokal di India bergerak menurun dalam kurun 1 tahun terakhir.
Pemerintah India disebut akan mengumumkan untuk mengekspor 1 juta ton gula, dalam waktu dekat. Kebijakan itu dipercaya dapat memberikan tekanan lebih lanjut terhadap harga gula global.
Keputusan India untuk mengekspor gula sebetulnya juga mengejutkan, mengingat produksi gula global diperkirakan lebih rendah dibandingkan konsumsi. Ini pertama kali terjadi setelah delapan tahun terakhir.
India adalah eksportir terbesar ke-2 selama lima tahun terakhir sampai dengan 2023, dengan target pasar utama Indonesia, Bangladesh, dan Uni Emirat Arab (UEA). Volume rata-rata ekspor 6,8 juta ton. India menyetop ekspor gula pada periode 2023-2024.
Baca Juga:
Awas, Serbuan Impor Tekstil ChinaIndonesia sendiri memutuskan untuk tidak mengimpor gula pada tahun 2025 ini. Gula jadi salah satu dari empat komoditas yang tidak lagi diimpor Indonesia selain beras, garam, dan jagung.
Hal itu telah disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dalam berbagai kesempatan. Terakhir kali pada usai memimpin Rapat Koordinasi Lintas Kementerian dan Pemerintah Daerah di Baruga Pattingalloang, kompleks rumah dinas Gubernur Sulsel, Jumat (17/1/2025).
Pria yang akrab disapa Zulhas itu menyatakan penutupan keran impor beras, gula, garam, dan jagung tidak akan mengganggu pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai salah satu program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto. Karena disaat bersamaan, pemerintah juga berupaya untuk meningkatkan produksi empet komoditas pangan tersebut.
Zulhas berkeyakinan Indonesia akan swasembada pangan tahun 2025 ini. Penutupan keran impor adalah bagian dari upaya swasembada pangan yang juga jadi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



