Target Baru, Prabowo Mau Swasembada Pangan Tahun 2025
JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Indonesia bisa swasembada pangan di akhir tahun 2025 atau paling lambat pada awal tahun 2026. Ini lebih cepat sekitar tiga tahun dari rencana awal.
Kepala Negara mengungkapkan, target swasembada pangan itu ditandai dengan Indonesia yang tidak lagi mengimpor beras, jagung, dan garam. Target itu hanya dapat dicapai dengan niat baik, kerja keras, dan orientasi negara melalui kebijakan yang masuk akal sehingga membuahkan hasil yang cepat.
“Alhamdulillah target itu bisa kita capai akhir 2025, paling lambat awal 2026. Jadi mungkin tiga tahun lebih cepat dari sasaran yang kita tetapkan,” ujar Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna yang digelar di Istana Negara, Rabu (22/1/2025).
Prabowo turut mengingatkan bahwa secara historikal dalam keadaan krisis, tidak ada negara yang akan mengizinkan produk pangan keluar dari negaranya. Dengan demikian, Indonesia tidak boleh bergantung kepada sumber dari luar negeri dan sudah semestinya berdikari, baik di sisi pangan maupun energi.
“Kriteria selanjutnya harus bisa menghasilkan terobosan teknologi, berarti investasi untuk SDM, pendidikan, sains dan teknologi ini termasuk sesuatu yang vital dan harus kita jalankan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan kembali bahwa hal-hal di luar kepentingan negara yang bersifat seremonial tidak dianggarkan. Bahkan, dia menyebut jika perlu dilaksanakan secara sederhana saja. “Kalau perlu yang hadir hanya 15 orang sisanya di-sikon-keun,” jelas Presiden.
Di sisi lain, Prabowo menyampaikan kinerja 100 hari Kabinet Merah Putih untuk sementara dirasakan berjalan efektif. Hal ini terbukti dari keberhasilan jajaran kabinet dalam menghadapi masa kritis di awal periode pemerintahan baru.
“Kali ini kita berhasil untuk menjalankan suatu keadaan yang stabil, penuh ketenangan, kesejukan di tengah banyak dunia dilanda konflik ketegangan, krisis bahkan perang. Kita mampu menjaga kesejukan ketenangan kedamaian di negara kita,” demikian ungkap Prabowo.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






