Kolaborasi RI dan Singapura Percepat Transisi Energi
JAKARTA, Investor.id – Dalam pertemuan dengan Ketua Parlemen Singapura H.E. Seah Kian Peng, anggota DPD RI Mirah Midadan Fahmid menekankan pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan Singapura dalam pengembangan energi terbarukan.
Mirah melihat peluang besar dalam kerja sama kedua negara untuk mempercepat transisi energi melalui inovasi teknologi dan pertukaran pengetahuan.
"Indonesia memiliki banyak potensi dalam energi terbarukan, mulai dari panas bumi, angin, hingga tenaga air. Namun, yang masih menjadi tantangan bagi kami adalah kurangnya teknologi yang memadai untuk mengoptimalkan sumber daya ini. Saya percaya bahwa Singapura memiliki teknologi yang maju dan dapat kita sinergikan melalui kerja sama yang inovatif," ujar Mirah dalam keterangan resmi, Sabtu (25/1/2025).
Mirah mengajak pihak Singapura untuk menjalin kemitraan strategis dalam investasi dan pengembangan energi terbarukan di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dia mengundang delegasi Singapura untuk mengunjungi NTB dan melihat langsung potensi energi terbarukan di wilayah tersebut.
"Kami memiliki potensi besar di sektor panas bumi dan tenaga angin, serta peluang dalam pengembangan tenaga air. Ini adalah sumber daya yang bisa menjadi tulang punggung transisi energi Indonesia ke depan. Dengan teknologi dan investasi yang tepat, kita bisa menciptakan energi bersih yang bermanfaat bagi kedua negara," jelas dia.
Mirah menekankan, kolaborasi ini tidak hanya akan mempercepat implementasi energi hijau di Indonesia, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat ketahanan energi di kawasan Asia Tenggara.
Selain membahas energi terbarukan, Mirah juga mengusulkan pembentukan forum parlemen regional di Asia Tenggara sebagai wadah untuk memperkuat kerja sama bilateral dan regional.
"Saya sangat tertarik dengan gagasan kerja sama antarparlemen, tidak hanya antara pemerintah dengan pemerintah atau bisnis dengan bisnis, tetapi juga antara parlemen dengan parlemen. Dengan adanya forum parlemen regional, kita bisa meningkatkan kapasitas legislatif, memperbaiki kebijakan, serta membuka lebih banyak peluang kerja sama di berbagai sektor," ungkap dia.
Menurut dia, inisiatif ini akan memungkinkan anggota parlemen dari berbagai negara untuk bertukar pengalaman, merancang kebijakan yang lebih progresif, serta membangun regulasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.
"Melalui forum ini, kita bisa memastikan bahwa kebijakan energi dan lingkungan yang kita buat selaras dengan kebutuhan global serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tambah dia.
Mirah berharap pertemuan ini menjadi langkah awal bagi Indonesia dan Singapura untuk memperdalam kerja sama dalam bidang energi terbarukan serta memperkuat diplomasi antarparlemen di kawasan Asia Tenggara.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






