Jumat, 15 Mei 2026

Mentan Optimistis Capai Target 1 Juta Hektare Lahan Pangan dengan Pendekatan Holistik

Penulis : Muhammad Farhan
30 Jan 2025 | 21:09 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri acara Beritasatu Economy Outlook 2025 di Westin Hotel, Jakarta Selatan pada Kamis (30/1/2025).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri acara Beritasatu Economy Outlook 2025 di Westin Hotel, Jakarta Selatan pada Kamis (30/1/2025).

JAKARTA, investor.id - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menggunakan pendekatan holistik untuk menggenjot produksi pangan. Pendekatan ini dilakukan dengan membentuk klaster lahan tanam dengan produksi melalui mekanisasi mesin berteknologi tinggi.

"Kita harus menggunakan teknologi tinggi, itu mutlak. Tujuannya apa? Sektor pangan menekan biaya produksi, itu tujuannya," ungkap Amran saat menghadiri acara Beritasatu Economy Outlook 2025 di Westin Hotel, Jakarta Selatan pada Kamis (30/1/2025). 

Amran mengungkapkan, bagaimana dia berdiskusi dengan Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi lahan tanam di Merauke, Papua beberapa waktu lalu. Amran menjelaskan kesulitan mengembangkan lahan pangan di Papua karena minim petani, sedangkan area yang akan ditanam sangat luas.

ADVERTISEMENT

"Di Papua, satu keluarga punya seribu hektare. Kalau dicetak sawah, langsung ditinggal. Mereka menggunakan metode manual, bukan modern," jelas Amran.

Dia menerangkan, jika lahan seluas seribu hektar hanya diolah oleh dua orang petani, maka 50 tahun pengerjaan pun tidak akan selesai.

"Sudah pasti gagal. Kenapa gagal? Karena siapa yang mau mencangkul, kalau 1.000 hektare dicangkul oleh dua orang, itu 50 tahun tidak selesai. Terus gimana? Ini harus holistik," terang Amran.

Untuk itu, Amran menekankan pendekatan holistik harus dilakukan dalam produksi pangan. Sedari hulu hingga hilir, harus dikerjakan dengan sistem mekanisasi mesin agar percepatan produksi pangan sesuai dengan kebutuhan.

"Harus full mekanisasi. Mulai dari hulu, hilir. Itu adalah high tech, Teknologi tinggi," tutur Amran.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia