Minggu, 21 Juni 2026

Amran: RI Penuhi Standar Swasembada FAO

Penulis : Erfan Ma’ruf
26 Apr 2026 | 10:15 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (Dok. Kementerian Pertanian)
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (Dok. Kementerian Pertanian)

JAKARTA, investor.id - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa Indonesia telah memenuhi indikator swasembada pangan sesuai standar Food and Agriculture Organization (FAO). Hal ini tercermin dari porsi impor pangan strategis yang hanya sekitar 5% dari total kebutuhan nasional.

“Apa itu swasembada pangan? Ini 11 komoditas, yang merah ini (impor), kurang lebih 3,5 juta ton. Total produksi kita 73 juta ton. Kalau 3,5 juta ton dibagi (73 juta ton), itu 4,8 persen. (Lalu) kalau (impor) ini dibagi dengan kebutuhan (68 juta ton), itu 5% lebih sedikit. Definisi yang kita sepakati, swasembada pangan adalah maksimal impor 10%, ini konsensus FAO, dan kita 5 persen,” ujar Mentan Amran dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2026). 

Ia menjelaskan, total impor pangan strategis sebesar 3,5 juta ton terdiri dari kedelai 2,6 juta ton, bawang putih 600 ribu ton, serta daging ruminansia 350 ribu ton. Sementara itu, kebutuhan konsumsi 11 komoditas pangan pokok mencapai 68,7 juta ton per tahun, dengan total produksi nasional mencapai 73,7 juta ton.

ADVERTISEMENT

Sebelas komoditas tersebut meliputi beras, jagung pakan, cabai rawit, cabai besar, daging ayam, telur ayam, bawang merah, gula konsumsi, kedelai, bawang putih, serta daging sapi atau kerbau.

“Jadi swasembada pangan, ketahanan pangan, kemandirian pangan dalam waktu yang bersamaan, hari ini selesai. Pangan sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 125 tahun 2022, itu ada 11 komoditas, dengan beras sebagai porsi konsumsi paling tinggi,” kata Amran.

Beras menjadi komoditas utama dengan kontribusi 45,2% atau sekitar 31,1 juta ton dari total konsumsi. Pemerintah pun menekankan pentingnya menjaga ketersediaan beras nasional, salah satunya melalui penguatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Stok beras yang dikelola Perum Bulog tercatat menembus lebih dari 5 juta ton per 23 April 2026. Angka ini meningkat signifikan hingga 264,2% dibandingkan dua tahun sebelumnya yang hanya 1,37 juta ton, serta naik 65,8% dibandingkan April 2025 sebesar 3,01 juta ton.

Selain itu, realisasi serapan beras dari produksi dalam negeri juga menunjukkan lonjakan tajam. Hingga 23 April 2026, serapan mencapai 2,31 juta ton, melonjak 790% dibandingkan periode Januari–April 2024 yang hanya 259,9 ribu ton, dan meningkat 29,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 1,78 juta ton.

“Kenapa orang mengatakan swasembada pangan identik dengan beras? Karena komposisi kalau kita makan, orang Indonesia bisa 60, 70, 80%, sehingga orang selalu menyampaikan pangan identik dengan beras, karena komposisinya yang lebih besar,” jelas Amran.

“Intinya di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo saat ini, satu, pangan beres. Dua, protein beres. Jadi yang dibutuhkan tubuh kita ini adalah karbohidrat dan protein, sudah terpenuhi,” pungkasnya.

Stok Beras RI Sentuh 5 Juta Ton

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 38 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia