Mentan Optimistis Capai Target 1 Juta Hektare Lahan Pangan dengan Pendekatan Holistik
JAKARTA, investor.id - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menggunakan pendekatan holistik untuk menggenjot produksi pangan. Pendekatan ini dilakukan dengan membentuk klaster lahan tanam dengan produksi melalui mekanisasi mesin berteknologi tinggi.
"Kita harus menggunakan teknologi tinggi, itu mutlak. Tujuannya apa? Sektor pangan menekan biaya produksi, itu tujuannya," ungkap Amran saat menghadiri acara Beritasatu Economy Outlook 2025 di Westin Hotel, Jakarta Selatan pada Kamis (30/1/2025).
Amran mengungkapkan, bagaimana dia berdiskusi dengan Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi lahan tanam di Merauke, Papua beberapa waktu lalu. Amran menjelaskan kesulitan mengembangkan lahan pangan di Papua karena minim petani, sedangkan area yang akan ditanam sangat luas.
"Di Papua, satu keluarga punya seribu hektare. Kalau dicetak sawah, langsung ditinggal. Mereka menggunakan metode manual, bukan modern," jelas Amran.
Dia menerangkan, jika lahan seluas seribu hektar hanya diolah oleh dua orang petani, maka 50 tahun pengerjaan pun tidak akan selesai.
"Sudah pasti gagal. Kenapa gagal? Karena siapa yang mau mencangkul, kalau 1.000 hektare dicangkul oleh dua orang, itu 50 tahun tidak selesai. Terus gimana? Ini harus holistik," terang Amran.
Untuk itu, Amran menekankan pendekatan holistik harus dilakukan dalam produksi pangan. Sedari hulu hingga hilir, harus dikerjakan dengan sistem mekanisasi mesin agar percepatan produksi pangan sesuai dengan kebutuhan.
"Harus full mekanisasi. Mulai dari hulu, hilir. Itu adalah high tech, Teknologi tinggi," tutur Amran.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Tag Terpopuler
Terpopuler


