Menteri AHY Sebut 3 PLTS Segera Dibangun di Indonesia
PURWAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya pengembangan energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Pernyataan tersebut disampaikan setelah ia mengunjungi PLTS Terapung Cirata di Waduk Cirata, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Kamis (6/2/2025). Menurutnya, pemerintah terus mendorong pengembangan energi bersih melalui PLTS di berbagai lokasi di Indonesia.
Pertama, adalah PLTS Karangkates di Jawa Timur, yang diperkirakan memiliki kapasitas hingga 100 Megawatt Peak (MWp) dan diharapkan dapat berkontribusi besar terhadap kebutuhan energi bersih di wilayah tersebut. Kedua, PLTS di Singkarak, Sumatera Barat dengan kapasitas 60 MWp. Ketiga, PLTS Saguling, Bandung Barat, yang juga berkapasitas 60 MWp.
AHY menambahkan bahwa seluruh proyek ini telah melalui proses perjanjian pembelian tenaga listrik (PPA), yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendorong transisi energi terbarukan. Pemerintah juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menentukan lokasi-lokasi yang strategis bagi pengembangan teknologi energi bersih, guna mendukung peningkatan infrastruktur energi di tingkat provinsi.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mendorong keberlanjutan energi di Indonesia," ujar AHY dalam konferensi pers di Waduk Cirata, Kamis (6/2/2025).
Menurutnya, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam pengembangan energi terbarukan serta memberikan kesempatan bagi daerah untuk berperan dalam pencapaian target energi bersih nasional.
PLTS Terapung Cirata, lanjut AHY, tidak hanya memberikan dampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Lebih dari 1.400 tenaga kerja lokal terlibat dalam pembangunan proyek ini, yang sekaligus meningkatkan keterampilan mereka di sektor energi terbarukan.
Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara PLN Nusantara Power dan Masdar, perusahaan energi asal Uni Emirat Arab, dengan nilai investasi mencapai Rp 1,7 triliun. Keberhasilannya semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi di sektor energi hijau.
“Proyek ini tidak hanya menjamin pasokan listrik yang stabil, tetapi juga membuka peluang investasi lebih besar di sektor energi terbarukan,” kata AHY.
Dengan kehadiran PLTS Terapung Cirata, Indonesia semakin menunjukkan kesiapannya dalam memimpin era energi terbarukan serta menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






