Jumat, 15 Mei 2026

Metode Jitu Kurangi Sisa Pangan Industri 

Penulis : Harso Kurniawan
6 Feb 2025 | 22:59 WIB
BAGIKAN
Workshop Grasp 2030. (ist)
Workshop Grasp 2030. (ist)

JAKARTA, Investor.id – Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) menggelar workshop Gotong Royong Atasi Susut dan Sisa Pangan (Grasp) 2030: Target-Measure-Act yang bertujuan memperkuat pemahaman dan keterampilan pelaku usaha dalam mengukur serta mengurangi susut dan sisa pangan (SSP).

Bertempat di Jakarta, acara ini dihadiri oleh perwakilan dari signatories Grasp 2030, anggota asosiasi Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi), serta perwakilan pemerintah. 

Dalam sambutannya, Indah Budiani, executive director IBCSD, menjelaskan pentingnya penerapan metode target measure act (TMA) dalam upaya kolaboratif mengurangi SSP. Melalui pendekatan TMA, perusahaan dapat lebih sistematis dalam menetapkan target, melakukan pengukuran yang akurat, dan merancang aksi nyata untuk mengurangi susut dan sisa pangan di rantai pasok mereka. 

ADVERTISEMENT

Workshop ini, kata dia, mencakup berbagai sesi diskusi dan latihan praktik, termasuk pengenalan konsep TMA dan pemaparan bagaimana perusahaan dapat menerapkan pendekatan TMA secara efektif. Peserta juga diarahkan langkah-langkah untuk mengumpulkan, mengisi data capture Sheet, serta menganalisis data yang dikumpulkan. 

“Tidak hanya itu, peserta juga diajak berpartisipasi aktif untuk menyusun aksi dan strategi konkret dalam mengurangi SSP dalam operasi bisnis masing-masing, rantai pasok dan konsumen,” ujar dia dalam siaran pers, Kamis (6/2/2025). 

Para peserta yang hadir, kata dia, juga menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam mengukur SSP di perusahaan masing-masing. Namun, para peserta mengapresiasi adanya pendekatan TMA ini sebagai solusi yang lebih terstruktur. 

Salah satu peserta yang hadir, Deni Hamdani, chef Grand Hyatt Jakarta, mengatakan, acara ini bagus dan membantu menjelaskan kepada chef terkait cara pengumpulan data makanan sisa. 

“Di Grand Hyatt, kami telah melakukan pengukuran data sehingga bisa mengevaluasi dan menyusun aksi yang lebih baik untuk mengurangi jumlah makanan sisa,” ujar Deni. 

Menurut Deni, upaya penghitungan sisa makanan membantu untuk mengenali titik kritis, di mana makanan berpotensi terbuang. Selain itu, ada keuntungan secara ekonomi yang didapatkan dari melakukan penghitungan. 

“Penghitungan makanan sisa ini juga membantu kita melakukan penghematan karena berhasil melakukan perencanaan yang lebih efisien dan menurunkan jumlah makanan terbuang,” lanjut dia. 

Nita Yulianis, direktur kewaspadaan pangan dan gizi Badan Pangan Nasional menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini, serta terhadap upaya yang dilakukan oleh masing-masing sektor bisnis. 

"Pemerintah sangat mendukung upaya kolaboratif yang dilakukan sektor bisnis melalui Grasp 2030 untuk mencapai target pengurangan SSP secara nasional," ujar dia. 
 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 43 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 45 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia