Jumat, 15 Mei 2026

Bendungan Marangkayu Akan Mendukung Ketahanan Pangan dan Pariwisata di Kaltim

Penulis : Imam Suhartadi
12 Feb 2025 | 19:27 WIB
BAGIKAN
Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim  Akmal Malik melihat proyek pembangunan penyempurnaan Bendungan Marangkayu.
Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik melihat proyek pembangunan penyempurnaan Bendungan Marangkayu.

JAKARTA, investor.id – Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik melakukan kunjungan kerja (kunker) ke wilayah utara Kalimantan Timur (Kaltim) melalui jalur darat untuk melihat proyek pembangunan penyempurnaan Bendungan Marangkayu.

Bendungan ini memanfaatkan air dari Sungai Marangkayu dan Sungai Prangat untuk menyuplai kebutuhan irigasi Marangkayu. Adanya bendungan ini memiliki banyak manfaat buat masyarakat diantaranya mendukung ketahanan pangan, ketahanan air, pariwisata dan memproduksi air baku 450 liter per detik.

“Saya berharap Bendungan Marangkayu segera tuntas dan beroperasi maksimal, ” kata Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (12/2/2025).

ADVERTISEMENT

Diketahui, saat akan memasuki lokasi bendungan, rombongan Pj Gubernur Akmal Malik ‘disambut’ sejumlah warga beberapa desa  yang mengaku belum mendapat kompensasi atas lahan milik mereka.

"Kita sudah melihat penyelesaian Bendungan Marangkayu. Kita juga disambut masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Masalah ganti rugi pembebasan lahan mereka," ungkap Akmal Malik. 

Setelah mendengarkan keluhan warga, Akmal akan mengundang warga terdampak untuk mendapatkan solusi terbaik agar proyek Bendungan Marangkayu segera tuntas dan beroperasi maksimal. 

"Masyarakat harus mendapat hak sesuai ketentuan. Jangan sampai ada yang dirugikan," tegas Akmal. 

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Kementerian PU Yosiandi Radi menyebutkan kebutuhan lahan keseluruhan untuk pembangunan Bendungan Marangkayu seluas 653,09 hektare (ha) atau 1.224 bidang.

"Sudah dibebaskan sekitar 47 persen, terdiri tanah masyarakat 196,15 ha (351 bidang), tanah PTPN 114,8 ha (112 bidang) dan tanah KSP 0,1 ha (1 bidang)," jelasnya.

Sedangkan tanah yang belum bebas sekitar 53 persen, terdiri tanah masyarakat 109,94 ha (243 bidang), tanah PTPN 87,2 ha (249 bidang), tanah KSP 81,9 ha (133 bidang) dan tanah PHSS 61 ha (129 bidang). 

Sebelumnya, Pj Gubernur juga sudah melakukan kunker ke wilayah perbatasan negara di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kutai Barat (Kubar), juga melalui jalur darat.  

Dua lokasi pertama yang dikunjungi berada di Kecamatan Marangkayu, yakni Pembangunan Odah Singgah Desa Prangat Baru (Prabu) di Desa Marangkayu dan Bendungan Marangkayu di Desa Sebuntal.

Odah Singgah Desa Prabu dibangun untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya para pengguna jalan di jalur Samarinda-Bontang dan sebaliknya.  Selama ini, masyarakat sulit menemukan fasilitas publik untuk toilet dan rest area yang dibangun oleh pemerintah. Sebagian besar toilet hanya ada di restoran, warung dan tempat ibadah (masjid dan musala).

"Ini bukan acara seremonial biasa. Tapi ini gerakan membangun peradaban," kata Akmal.

Diakuinya, ekseskusi wacana ini memerlukan proses cukup lama. Namun, dia bangga akhirnya rencana ini bisa terlaksana. 

"Tempat ini akan mengurangi peradaban yang lalu-lalu. Yang suka nembak-nembak pohon (kencing di bawah pohon). Malu kita Pak," canda Akmal.

Ia pun meminta agar nama rest area ini diubah menjadi Odah Singgah Desa Prabu.

"Di sini selain untuk buang hajat, juga tempat beristirahat dan ada UMKM," ungkapnya. 

Akmal mengapresiasi Pertamina, SKK Migas dan pemilik konsesi (tambang batu bara) yang mendukung penuh pembangunan rest area ini. 

"Jangan sampai kita mengerjakan hal-hal besar, tapi melupakan hal-hal mendasar. Ini luar biasa, dibangun tanpa APBD," tegas Akmal lagi.

Selain meresmikan Pembangunan Odah Singgah Desa Prabu, juga dilakukan penanaman bibit kopi dan aren di sekitar rest area tersebut.

Turap Sungai Telihan

Setelah melakukan kunjungan di Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik juga meninjau sejumlah proyek di Kota Bontang. Menunjukkan kolaborasi yang baik, Pj Gubernur Akmal Malik juga mengundang unsur legislatif dalam kunjungan ini.

Turut serta dalam kunjungan kerja tersebut, Anggota DPD RI asal Kaltim Andi Sofyan Hasdam dan Yulianus Henock Sumual. Andi Sofyan Hasdam sendiri adalah mantan Wali Bota Bontang beberapa tahun lalu.

Hadir juga Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdullah dan Anggota DPRD Kaltim Agus Aras dan Burhanuddin Demmu. Rombongan kunjungan kerja ini disambut langsung Wali Kota Bontang Basri Rase.

“Kita melihat langsung bagaimana pembangunan turap Sungai Telihan. Turap ini mendapatkan dukungan Pemprov Kaltim. Karena itu, kita monitor pembangunannya dan disaksikan langsung Anggota DPD RI dan DPRD Kaltim," kata Pj Gubernur Akmal Malik di lokasi peninjauan Kelurahan Telihan,  Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang.

Menurut Akmal, semangat kunjungan ini sebagai wujud perhatian Pemprov Kaltim kepada Pemerintah Kota Bontang. Hal penting yang perlu terus dilanjutkan adalah kolaborasi. Mulai DPDRI, DPRD Kaltim, Pemkot Bontang dan Pemprov Kaltim. 

"Mudah-mudahan permasalahan yang ada di Bontang bisa kita selesaikan bersama-sama. Saya percaya, penyelesaian masalah ini hanya bisa dilakukan dengan cara-cara kolaboratif," yakin Akmal. 

"Untuk itu, apa yang sudah kita lakukan ini akan menjadi catatan saya. Tentu, itu akan saya sampaikan juga kepada Gubernur dan Wagub Kaltim terpilih agar ini menjadi atensi," tegas Akmal.

Sementara, Wali Kota Bontang Basri Rase mengucapkan terima kasih atas bantuan Pemprov Kaltim. 

"Kita apresiasi Pemprov Kaltim. Komitmen Pj Gubernur sangat luar biasa. Kami merasakan pembagian bantuan keuangan untuk Kota Bontang lebih merata dan kami merasakannya," ungkapnya. 

Pada kesempatan itu, Pj Gubernur Akmal Malik secara simbolis menyerahkan bantuan Pemprov Kaltim untuk Pemkot Bontang. Mulai bantuan dari BKP3A blanko KTP Elektronik, bantuan untuk penerangan umum, Pokdarwis, tool kit, kultivator, pompa air dan peralatan mesin untuk pemotongan hewan qurban, bantuan peralatan UMKM dan bantuan dari BPBD Kaltim. 

Hadir mendampingi Plt Asisten Administrasi Umum yang juga Kepala BKD Kaltim H Deni Sutrisno dan sejumlah kepala OPD Pemprov Kaltim serta pimpinan BUMD Kaltim. 

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 22 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia