Siap-Siap, Mitsubishi akan Kenalkan Mobil Hybrid
JAKARTA, Investor.id -Pemerintah memberikan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) sebesar 3% untuk mobil hybrid. Melihat itu, Mitsubishi tertarik memasarkan mobil hybrid pada tahun ini.
Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Atsushi Kurita memastikan tahun ini akan merilis model baru untuk pasar Indonesia. Namun perihal detail belum dapat diungkap lebih jauh. Mitsubishi sebetulnya sudah memiliki model hybrid, namun baru dijual di Thailand.
"Sudah ada rencana, yang jelas akan ada launching model baru. Termasuk model hybrid. Untuk model Xpander Hybrid seperti yang di Thailand, kita lihat saja nanti ya. Kita mencoba mempelajari kondisi pasar di Indonesia," kata dia di IIMS 2025, JIExpo Kemayoran, Jakarta, dikutip Jumat (14/2/2025).
Perihal produksi lokal juga telah diamini pria yang pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) periode 2017-2020 itu. "Jika kami melakukan launching di sini, kami akan memproduksi di sini," ucap Kurita.
Peluang Xpander Hybrid masuk ke Indonesia semakin besar dan peluang model lain juga ada pada DST Concept. Oktober lalu, Mitsubishi memperkenalkan SUV DST Concept di Filipina. Dia mengatakan, Indonesia merupakan salah satu pasar paling penting bagi Mitsubishi secara global. Tetapi, Filipina juga performanya semakin membaik dengan market share 20%, menjadikannya di posisi nomor dua.
Meski begitu, Kurita menyatakan hal tersebut tidak menggeser posisi Indonesia yang juga menjadi market penting bagi brand Jepang itu. "Paling utama awalnya adalah Indonesia dan Thailand, namun kini pasar Filipina juga bagus. Hal ini bukan berarti posisi Indonesia tergantikan," ucap dia.
Sebelumnya, Presiden dan CEO Mitsubishi Motors Corporation Takao Kato mengatakan bahwa pabrik Mitsubishi Motrors Krama Yudha Indonesia di Cikarang, Jawa Barat akan memproduksi model-model baru Mitsubishi termasuk jenis hybrid untuk kebutuhan pasar domestik, hingga ekspor.
Kurita menjelaskan saat ini kondisi pasar memang sedang tidak stabil akibat berbagai perubahan yang terjadi. Untuk itu Mitsubishi harus fleksibel dalam menghadapinya, salah satunya dengan mengubah arah permainan melalui produk baru. “Pada dasarnya (penjualan) tidak terlalu baik. Namun pada masa lebaran dan puasa ini kami berharap pasar akan membaik di bulan Februari dan Maret,” kata dia.
Kurita menerangkan, kontribusi mereka adalah pada ekspor, di mana sudah melakukan ekspor ke lebih dari 50 negara. Untuk produk baru juga nanti rencananya akan di ekspor. Selain itu adalah lokalisasi, di mana mereka mencoba untuk melakukan lokalisasi sebanyak mungkin, sehingga produknya benar-benar asli buatan Indonesia. “Kami juga mengupayakan pengembangan sumber daya manusia melalui Training Center kami, mentransfer pengetahuan kepada sumber daya manusia di Indonesia,” ucap dia.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan mobil secara wholesales tercatat sebesar 61.843 unit atau turun 11,3% secara year-on-year (YoY) pada Januari 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 69.758 unit.
Sementara itu, penjualan ritel juga turun 18,6% YoY menjadi 63.858 unit pada Januari 2025, dibandingkan 78.437 unit pada periode yang sama 2024. Secara bulanan, penjualan mobil secara wholesales turun 22,5% menjadi 61.843 unit pada Januari 2025, dibandingkan penjualan Desember 2024 sebanyak 79.806 unit. Penjualan mobil ritel juga merosot 22,2% menjadi 63.858 unit pada Januari, dibandingkan Desember 2024 sebesar 82.094 unit.
Berdasarkan mereknya, penjualan mobil secara wholesales tertinggi masih diraih oleh Grup Astra, yakni Toyota dan Daihatsu masing-masing sebesar 22.082 unit dan 9.983 unit pada awal 2025. Berturut-turut, penjualan mobil terlaris selanjutnya, yaitu Honda sebesar 7.276 unit, Mitsubishi Motors 5.028 unit dan Suzuki 4.982 unit.
Editor: Leonard
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler

