Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah Beda Alasan soal Lonjakan Harga Cabai

Penulis : Muhammad Farhan
6 Mar 2025 | 19:35 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Kamis (6/3/2025). (B-Universe Photo/Muhammad Farhan)
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Kamis (6/3/2025). (B-Universe Photo/Muhammad Farhan)

JAKARTA, investor.id – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengakui harga cabai sempat tembus Rp 200.000 per kilogram (kg). Dia menyebut biang keroknya kenaikan harga cabai tersebut yaitu adanya permasalahan distribusi.

Mentan Amran mengatakan, situasi kenaikan cabai tersebut bertentangan dengan situasi yang tengah terjadi saat ini. Ia menjelaskan kondisi stok pangan, termasuk cabai masih terpenuhi. Oleh karena itu, ia pun meminta jajarannya untuk memantau permasalahan distribusi cabai secara lebih lanjut.

“Kalau harga cabai, kami minta kepada teman-teman agar diperhatikan distribusinya. Ada kemarin Rp 200.000 (per kg) turun menjadi Rp 100.000. Ini distribusi,” jelas Amran saat ditemui di kompleks parlemen Senayan, Kamis (6/3/2025).

ADVERTISEMENT

Amran mengatakan, distribusi ini terjadi mulai dari sisi hulu yakni produksi, sehingga para produsen untuk menata kembali distribusi cabai sebagaimana mestinya.

“Bagian produksi diminta untuk menata distribusinya, bersama dengan teman-teman lainya. Karena, bukan semata-mata karena produksi kurang, sehingga harga naik,” ujar dia.

Lebih lanjut, Amran menekankan problematika kenaikan harga cabai ini semestinya tidak dapat terjadi lagi di masa mendatang.

“Terus, celah alasannya apa lagi? Kalau dulu kan stok kurang, produksi kurang. Sekarang, semua terpenuhi, tidak ada alasan naik, sehingga, gak boleh ada pengusaha menaikkan harga,” demikian urai Mentan Amran.

Beda Alasan

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 44 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 46 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia