Jumat, 15 Mei 2026

InJourney Proyeksi 10,8 Juta Penumpang Pesawat saat Musim Mudik Lebaran 2025

Penulis : Prisma Ardianto
6 Mar 2025 | 19:59 WIB
BAGIKAN
Calon penumpang pesawat antre untuk masuk kedalam terminal 1 A Keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Calon penumpang pesawat antre untuk masuk kedalam terminal 1 A Keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

JAKARTA, investor.id – Sebanyak 10,8 juta orang diprediksi menggunakan moda angkutan pesawat selama periode Mudik Lebaran 2025. Jumlah itu meningkat 9,30% dibandingkan periode Mudik Lebaran 2024.

Demikian disampaikan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) terkait proyeksi penumpang pesawat selama periode Mudik Lebaran 2025. Adapun pada periode Mudik 2024, jumlah penumpang pesawat mencapai 9,96 juta orang.

“Estimasi kami adalah air traffic meningkat 5,1% versus 2024 dan peningkatan penumpang 9,3% versus 2024,” ujar Direktur Utama InJourney Maya Watono di Jakarta, pada Kamis (6/3/2025), seperti dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan, pada Mudik Lebaran 2025, pergerakan penumpang domestik diperkirakan naik 9,24% dan pergerakan penumpang internasional naik 9,5% dibandingkan periode sebelumnya.

Di sisi lain, pergerakan pesawat diperkirakan mencapai 81.401 dengan pertumbuhan sebesar 5,10% dibandingkan 2024 dengan rata-rata harian pesawat sebesar 3.700 pergerakan.

InJourney Airports bersama InJourney Airports Services (IAS) berupaya melakukan antisipasi lonjakan penumpang pada periode Mudik Lebaran 2025. Upaya yang diamksud meliputi pelayanan optimal untuk ground handling, baggage handling, dan optimalisasi personel serta facility care.

Dalam hal ini, jumlah personel disiapkan sebanyak 11.912 dari internal dan 5.293 personel eksternal. Berbagai fasilitas pendukung turut disiapkan seperti 1.632 unit counter check in, 222 unit self check-in, 17.508 unit trolley, 1.181 unit toilet, 246 musala, 185 unit conveyor belt, dan 40 unit golf cart.

Sebanyak 37 bandara di bawah pengelolaan InJourney Airports akan beroperasi 24 jam selama 19 hari mulai 24 Maret hingga 11 April 2025. Pengecualian diterapkan untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai yang akan tutup pada 29 Maret 2025 karena perayaan Nyepi.

“Kami berharap seluruh bandara bisa memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya, sehingga masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan nyaman dan bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” pungkas Maya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia