Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah Bakal Menutup Produsen Minyakita yang Kurangi Takaran

Penulis : Bambang Ismoyo
12 Mar 2025 | 13:45 WIB
BAGIKAN
Menteri Perdagangan Budi Santoso
Menteri Perdagangan Budi Santoso

JAKARTA, investor.id - Pemerintah akan memberikan sanksi kepada perusahaan produsen minyak goreng khususnya merek Minyakita yang terbukti melakukan kecurangan dengan mengurangi takaran. Salah satu sanksinya akan menutup kegiatan usaha perusahaan tersebut.  

Hal tersebut diungkapkan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat ditemui di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (12/3/2025). 

Mendag mengungkapkan, saat ini pihaknya melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, masih melakukan inspeksi ke berbagai lokasi kegiatan para produsen Minyakita seperti di Bekasi dan Jakarta Utara. Adapun kegiatan inspeksi ini turut didampingi Satgas Pangan Polri.

ADVERTISEMENT

"Hari ini pemeriksaan di Bekasi dan Jakarta Utara. Satgas Pangan Polri bersama Kemendag datang ke lokasi repacking untuk memastikan jangan sampai Minyakita yang beredar tidak sesuai takaran," ucap pria yang akrab disapa Busan.

Untuk tindakan selanjutnya bagi perusahaan-perusahaan yang terbukti mengurangi volume takaran, akan dikenakan sanksi. Salah satu sanksinya berupa penutupan kegiatan operasional usaha. Ia mengharapkan sanksi tersebut memberikan efek jera, sehingga tidak ada lagi perusahaan atau produsen yang melakukan praktik curang.

Ia pun meminta seluruh pelaku usaha agar melakukan kegiatan bisnis yang jujur dan tak merugikan masyarakat. Tak hanya soal menjual komoditas bahan pokok sesuai takaran, tetapi juga menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). 

"Yang sudah melakukan pelanggaran, sedang proses dan tentunya kena sanksi dan perusahaan-perusahaan sudah kita tutup," beber Mendag.

"Kami minta para pelaku usaha untuk ikut tertib usaha, menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan berlaku, menjual barang atau minyak kita sesuai HET dan ukurannya harus sesuai aturan," imbuhnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia